Dam Horor di Mosul di Ambang Runtuh, Sejuta Orang Terancam

Selasa, 01 Maret 2016 - 08:17 WIB
Dam Horor di Mosul di...
Dam Horor di Mosul di Ambang Runtuh, Sejuta Orang Terancam
A A A
BAGHDAD - Pemerintah Irak dan Amerika Serikat (AS) memperingatkan bahwa, dam horor atau paling berbahaya di Mosul di ambang runtuh. Lebih dari sejuta orang di Irak utara terancam banjir bandang mirip tsunami.

Kedutaan Besar AS di Baghdad meminta setiap warganya yang ada di sekitar aliran Sungai Tigris untuk pergi. Pemerintah Irak juga mendesak warga Mosul untuk menjauh dari sungai itu.

Kedua pemerintah menyatakan, jika dam paling berbahaya itu benar-benar runtuh, maka banjir bandang setinggi 20 meter akan terjadi di sepanjang aliran Sungai Tigris.

Kedutaan AS pada hari Senin mengeluarkan seruan bagi setiap orang untuk mengevakuasi diri dari area sekitar Sungai. ”Persiapan yang tepat bisa menyelamatkan banyak nyawa,” bunyi pernyataan Kedubes AS di Baghdad, seperti dikutip Guardian, Selasa (1/3/2016).

Gambaran bahaya runtuhnya dam atau bendungan di Mosul itu, menurut Kedubes AS, sangat serius dan belum pernah terjadi sebelumnya.

Perdana Menteri Irak, Haider al-Abadi, sudah lebih dulu mengeluarkan peringatan pada hari Minggu. Dia mendesak penduduk Mosul, kota terbesar kedua Irak, yang berjarak 25 mil sebelah selatan bendungan, segera menjauh.

Kota Tikrit, Samarra dan Baghdad, juga berpotensi digenangi banjir meski skalanya tak sebesar yang terjadi di Mosul jika dam itu runtuh.

Bendungan terbesar di Irak itu memiliki masalah struktural sejak pembangunannya tahun 1980-an. Oleh Rezim Saddam Hussein. Saat itu, para ahli geologi memperingatkan dam di bangun di lokasi yang tidak aman, yakni di atas tanah yang lemah dan batu yang larut dalam air seperti gipsum dan anhidrit.


Sebuah laporan yang dikeluarkan oleh panel ahli geologi Irak dan Swedia tahun lalu menggambarkan dam itu sebagai “dam paling berbahaya di dunia”.
Sejak pembangunannya, dam telah disangga dengan patching konstan dan beton, tapi pemeliharaan terputus ketika ekstrimis Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) merebut wilayah dam itu pada 2014.
(mas)
Berita Terkait
Pernah Jajah Irak, George...
Pernah Jajah Irak, George Bush Akui Tak Tahu Banyak Urusan Internasional
4.500 Tahanan ISIS Dipindahkan...
4.500 Tahanan ISIS Dipindahkan dari Suriah ke Irak
Pasukan Pimpinan AS...
Pasukan Pimpinan AS Akhiri Misi Tempur di Irak
Profil Jassim Al Mazrouei...
Profil Jassim Al Mazrouei Jenderal Tertinggi ISIS yang Berhasil Dibunuh Tentara Irak
ISIS Luncurkan Serangan...
ISIS Luncurkan Serangan di Baghdad, 11 Orang Terbunuh, 8 Luka
ISIS Manfaatkan Pandemi...
ISIS Manfaatkan Pandemi COVID-19 untuk Tingkatkan Serangan di Irak
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
1 jam yang lalu
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
2 jam yang lalu
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
3 jam yang lalu
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
4 jam yang lalu
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
5 jam yang lalu
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved