Oposisi Suriah: Gencatan Senjata Hadapi Kegagalan
Senin, 29 Februari 2016 - 20:35 WIB
Oposisi Suriah: Gencatan Senjata Hadapi Kegagalan
A
A
A
DAMASKUS - Pihak oposisi Suriah menuturkan, gencatan senjata di Suriah saat ini tengah menghadapi kegagalan. Gencatan senjata di Suriah sejatinya baru berlangsung selama dua hari.
Menurut kepala delegasi oposisi Suriah untuk negosiasi damai, Asaad al-Zoubi, hal ini dikarenakan masih terus dilakukannya serangan terhadap basis pemberontak moderat oleh pemerintah Suriah dan juga Rusia.
Dirinya menyebut, pihaknya sudah menduga bahwa gencatan senjata ini tidak akan berlangsung lama."Gencatan senjata yang mulai berlaku awal pada hari Sabtu telah runtuh sebelum dimulai," ucapnya.
"Kami memiliki alternatif lain untuk melindungi rakyat kita, jika memang masyarakat internasional tidak bisa melakukan hal tersebut," sambungnya, seperti dilansir Al Arabiya pada Senin (29/2).
Zoubi juga menyebut bahwa oposisi Suriah juga telah mengirimkan surat kepada Dewan Keamanan. Surat itu berisi laporan mengenai serangan yang dilakukan jet tempur Rusia terhadap basis pemberontak yang terlibat dalam gencatan senjata tersebut.
Surat itu juga berisi tuduhan kepada Moskow, yang dituding telah menjatuhkan bom cluster pada sejumlah rumah milik warga Suriah, yang menyebabkan kematian banyak warga sipil Suriah.
Menurut kepala delegasi oposisi Suriah untuk negosiasi damai, Asaad al-Zoubi, hal ini dikarenakan masih terus dilakukannya serangan terhadap basis pemberontak moderat oleh pemerintah Suriah dan juga Rusia.
Dirinya menyebut, pihaknya sudah menduga bahwa gencatan senjata ini tidak akan berlangsung lama."Gencatan senjata yang mulai berlaku awal pada hari Sabtu telah runtuh sebelum dimulai," ucapnya.
"Kami memiliki alternatif lain untuk melindungi rakyat kita, jika memang masyarakat internasional tidak bisa melakukan hal tersebut," sambungnya, seperti dilansir Al Arabiya pada Senin (29/2).
Zoubi juga menyebut bahwa oposisi Suriah juga telah mengirimkan surat kepada Dewan Keamanan. Surat itu berisi laporan mengenai serangan yang dilakukan jet tempur Rusia terhadap basis pemberontak yang terlibat dalam gencatan senjata tersebut.
Surat itu juga berisi tuduhan kepada Moskow, yang dituding telah menjatuhkan bom cluster pada sejumlah rumah milik warga Suriah, yang menyebabkan kematian banyak warga sipil Suriah.
(esn)