Rusia Hargai Niat RI Kembangkan Kerjasama di Bidang Militer
Kamis, 25 Februari 2016 - 19:40 WIB
Rusia Hargai Niat RI Kembangkan Kerjasama di Bidang Militer
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Rusia menghargai keputusan Indonesia yang ingin mengembangkan kerjasama, khususnya kerjasama dalam bidang terorisme dan militer dengan mereka. Hal itu disampaikan oleh Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Mikhael Y Galuzin.
"Indonesia adalah sahabat Rusia, dan Indonesia mengambil kebijakan untuk melakukan peningkatan kerjasama dengan Rusia, dan kami menghargai kebijakan tersebut," ucap Galuzin pada Kamis (25/2).
Dirinya mengatakan, pihaknya juga sangat ingin untuk mengembangkan kerjasama dengan Indonesia. Ini terbukti dengan adanya kunjungan Sekretaris Dewan Keamanan Rusia Nikolai Patrushev pada awal Februari lalu.
Dalam kunjunganya ke Indonesia, Petrusev melakukan pertemuan dengan Presiden Indonesia Joko Widodo, dan juga Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Luhut Binsar Pandjaitan.
"Dibahas banyak isu tentang keamanan antara Rusia dan Indonesia. Maksud saya adalah kerja sama dalam bidang teknis militer, cyber, narkoba dan intelijen. Negara kita telah memperkuat hubungan dan kerjasama dalam bidang terorisme," sambungnya.
"Selama pertemuan juga dibahas kerja sama kedua negara pada bulan Januari tahun ini. Ini sebabnya saya mengatakan bahwa kedua negara perkuat kerjasama keamanan internasional dan ini adalah upaya utama," pungkasnya.
"Indonesia adalah sahabat Rusia, dan Indonesia mengambil kebijakan untuk melakukan peningkatan kerjasama dengan Rusia, dan kami menghargai kebijakan tersebut," ucap Galuzin pada Kamis (25/2).
Dirinya mengatakan, pihaknya juga sangat ingin untuk mengembangkan kerjasama dengan Indonesia. Ini terbukti dengan adanya kunjungan Sekretaris Dewan Keamanan Rusia Nikolai Patrushev pada awal Februari lalu.
Dalam kunjunganya ke Indonesia, Petrusev melakukan pertemuan dengan Presiden Indonesia Joko Widodo, dan juga Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Luhut Binsar Pandjaitan.
"Dibahas banyak isu tentang keamanan antara Rusia dan Indonesia. Maksud saya adalah kerja sama dalam bidang teknis militer, cyber, narkoba dan intelijen. Negara kita telah memperkuat hubungan dan kerjasama dalam bidang terorisme," sambungnya.
"Selama pertemuan juga dibahas kerja sama kedua negara pada bulan Januari tahun ini. Ini sebabnya saya mengatakan bahwa kedua negara perkuat kerjasama keamanan internasional dan ini adalah upaya utama," pungkasnya.
(esn)