Ditusuk Selusin Kali dan Dikubur, Bayi di Thailand Masih Hidup
Kamis, 25 Februari 2016 - 17:45 WIB
Ditusuk Selusin Kali dan Dikubur, Bayi di Thailand Masih Hidup
A
A
A
BANGKOK - Seorang bayi di Thailand masih bertahan hidup setelah ditusuk selusin kali dan dikubur hidup-hidup.
Polisi Thailand pada Kamisi (25/2/2016) sedang memburu orang tua dari bayi yang baru lahir itu. Bayi laki-laki tersebut dikubur di lubang yang dangkal dengan ditutupi daun, di sebuah wilayah di Provinsi Khon Kaen.
Menurut polisi, ada sekitar selusin luka tusuk yang ditemukan di tubuh bayi yang pertama kali ditemukan seorang wanita.
Menurut laporan media lokal, wanita yang semula sedang menggembalakan sapi tersebut mendengar suara tangisan bayi. Dia lantas menyelamatkan bayi tersebut dan melapor ke polisi.
”Kami sudah mengerahkan polisi untuk menemukan pelakunya,” kata petugas polisi, Nopporn Rithnual kepada AFP.
Nopporn mengatakan, bayi itu sekarang ”keluar dari bahaya” dan dirawat di sebuah rumah sakit di Provinsi Khon Kaen.
Polisi belum mengungkap motif di balik kejahatan mengerikan di Thailand tersebut. Namun, ada dugaan upaya pembunuhan itu bagian dari aborsi ilegal.
Di Thailand, aborsi ilegal menjadi hal umum, di mana tingkat kehamilan remaja akibat seks pranikah tinggi.
Pada tahun 2011, pengadilan di Thailand menjatuhan hukuman 40 tahun penjara kepada seseorang yang membantu menyembunyikan sekitar 2 ribu janin digugurkan secara ilegal di sebuah kuil Budha di Bangkok.
Polisi Thailand pada Kamisi (25/2/2016) sedang memburu orang tua dari bayi yang baru lahir itu. Bayi laki-laki tersebut dikubur di lubang yang dangkal dengan ditutupi daun, di sebuah wilayah di Provinsi Khon Kaen.
Menurut polisi, ada sekitar selusin luka tusuk yang ditemukan di tubuh bayi yang pertama kali ditemukan seorang wanita.
Menurut laporan media lokal, wanita yang semula sedang menggembalakan sapi tersebut mendengar suara tangisan bayi. Dia lantas menyelamatkan bayi tersebut dan melapor ke polisi.
”Kami sudah mengerahkan polisi untuk menemukan pelakunya,” kata petugas polisi, Nopporn Rithnual kepada AFP.
Nopporn mengatakan, bayi itu sekarang ”keluar dari bahaya” dan dirawat di sebuah rumah sakit di Provinsi Khon Kaen.
Polisi belum mengungkap motif di balik kejahatan mengerikan di Thailand tersebut. Namun, ada dugaan upaya pembunuhan itu bagian dari aborsi ilegal.
Di Thailand, aborsi ilegal menjadi hal umum, di mana tingkat kehamilan remaja akibat seks pranikah tinggi.
Pada tahun 2011, pengadilan di Thailand menjatuhan hukuman 40 tahun penjara kepada seseorang yang membantu menyembunyikan sekitar 2 ribu janin digugurkan secara ilegal di sebuah kuil Budha di Bangkok.
(mas)