Rusia Ingin Pengerahan Rudal Jelajah Kalibr Permanen di Mediterania

Sabtu, 20 Februari 2016 - 15:28 WIB
Rusia Ingin Pengerahan...
Rusia Ingin Pengerahan Rudal Jelajah Kalibr Permanen di Mediterania
A A A
MOSKOW - Rusia ingin pengerahan rudal jelajah Kalibr dilakukan secara permanen di Laut Mediterania. Rudal dengan kecepatan hipersonik itu sudah siaga di kapal-kapal korvet Kremlin.

Rudal jelajah Kalibr mampu menembus pertahanan udara secara kompleks dan memukul target dalam jarak 2.000 km.

Rudal-rudal ini pernah ditembakkan Rusia dari Laut Kaspia yang menembus wilayah udara Irak dan Iran sebelum menghancurkan target ISIS di Suriah beberapa bulan lalu.

(Baca: Kapal Perang Rusia Bersenjata Rudal Jelajah Tiba di Suriah)

Rencana pengerahan rudal Kalibr secara permanen itu disampaikan seorang laksamana Angkatan Laut Rusia, Alexander Vitko. Rencana itu diumumkan setelah kepal-kapal perang Rusia yang dilengkapi rudal jelajah tiba di wilayah Suriah kemarin.

Ya, kita akan melakukan rotasi dan semua kapal baru, termasuk kapal Buyan-M, yang akan tugas tempur di sana,” kata Vitko kepada RIA Novosti. Kapal akan bertugas dengan sejumlah tugas yang mereka dapat lakukan melalui berbagai senjata,” katanya lagi, yang dilansir Sabtu (20/2/2016).

Rudal Kalibr selain mampu membawa hulu ledak konvensional juga diklaim mampu membawa hulu ledak nuklir.

Pihak Kantor Intelijen Angkatan Laut Amerika Serikat (ONI) telah mewaspadai bahaya rudal Kalibr Rusia. ”Dampaknya mengubah kemampuan untuk menghalanginya, mengancam atau menghancurkan target musuh,” kata pihak ONI dalam sebuah laporan yang diterbitkan Desember lalu.

“Angkatan Laut Rusia berteknologi baru dan semakin maju, dipersenjatai dengan keluarga senjata Kalibr akan dapat lebih cakap dalampembelaan maritim untuk Federasi Rusia dan mempunyai pengaruh signifikan di laut yang berdekatan,” lanjut pihak ONI.
(mas)
Berita Terkait
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Rusia Mengacau Kawasan Mediterania
Amerika Serikat Dituduh...
Amerika Serikat Dituduh sebagai Pencuri Minyak Suriah, Benarkah?
Rusia: AS Tolak Hadiri...
Rusia: AS Tolak Hadiri Pertemuan Bahas Situasi Suriah
Rusia-AS Dilaporkan...
Rusia-AS Dilaporkan Mulai Patroli Bersama di Suriah
Rusia Sebut Tentara...
Rusia Sebut Tentara AS Coba Hadang Konvoi Militer Mereka di Suriah
Lavrov: Kehadiran Militer...
Lavrov: Kehadiran Militer AS di Suriah Persulit Upaya Rekonsiliasi
Berita Terkini
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
33 menit yang lalu
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
42 menit yang lalu
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
1 jam yang lalu
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
3 jam yang lalu
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
4 jam yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved