Penembak Jidat Osama Dukung Wanita Jadi Pasukan Khusus AS

Rabu, 17 Februari 2016 - 16:47 WIB
Penembak Jidat Osama...
Penembak Jidat Osama Dukung Wanita Jadi Pasukan Khusus AS
A A A
WASHINGTON - Mantan pasukan Navy SEAL, Amerika Serikat (AS), Rob O’Neill, yang mengaku membunuh Osama bin Laden dengan tembakan di jidat, mendukung para perempuan untuk menjadi pasukan khusus AS.

Komentar dari pembunuh pendiri Al-Qaeda itu muncul setelah militer AS membuat pengumuman baru bahwa perempuan saat ini bisa masuk ke semua jenis pasukan Pentagon.

Pengumuman itu masih diperdebatkan, karena pihak pasukan khusus AS merasa perempuan belum bisa siap berada di titik yang berbahaya.

Tuan rumah program berita Fox News, Stuart Varney, bertanya kepada O'Neill, apakah dia berpikir perempuan harus menjadi bagian dari tim operasi khusus, termasuk di tim yang pernah menjalankan tugas membunuh Osama bin Laden.

”Saya sudah bisa dioperasikan dengan perempuan,” kata O'Neill. ”Mereka sudah benar-benar datang dengan kami di operasi khusus. Kami menggunakannya banyak hal untuk beberapa pencarian yang sensitif,” katanya lagi.

Menurutnya, perempuan bisa dimanfaatkan jika berhadapan dengan militan yang menganut ideologi agama yang kuat.

Saya tahu ini pejuang agama, mereka tidak takut mati, tetapi mereka takut neraka,” ujar O’Neill. ”Dan jika mereka dibunuh oleh wanita, mereka pergi ke neraka sejauh yang mereka tahu,” sambung dia.

Jadi, saya ingin mengatakan, kunci dan beban wanita. Jika mereka tidak menurunkan standar (perang) dan mereka melewatinya, saya pikir mereka harus mendapatkan (posisi) menembak,” imbuh dia, yang dilansir Rabu (17/2/2016).

O'Neill pernah membuat heboh Pentagon setelah menerbitkan testimoni bahwa dialah yang menembak mati Osama bin Laden. Testimoni berjudul; "The Man who Killed Osama Bin Laden" pada bulan Oktober 2014, telah dikecam Pentagon karena bisa membahayakan nyawa O’Neill.


Sejak membuat pengakuan itu, para militan menyebarkan identitas O’Neill termasuk alamatnya dengan tujuan agar dia dibunuh sebagai pembalasan untuk Osama bin Laden.
(mas)
Berita Terkait
AS Tawarkan Imbalan...
AS Tawarkan Imbalan Rp58 M untuk Petinggi Al-Qaeda
5 Fakta al-Qaeda, Organisasi...
5 Fakta al-Qaeda, Organisasi Paramiliter Jihad yang Menentang Amerika Serikat
Jenderal Mark Milley:...
Jenderal Mark Milley: Al-Qaeda Dapat Mengancam AS dalam Setahun
Janji Ceraikan Al-Qaeda,...
Janji 'Ceraikan' Al-Qaeda, Taliban Ternyata Masih Berhubungan Mesra
Jenderal AS Sebut Afghanistan...
Jenderal AS Sebut Afghanistan Berada di Ambang Perang Saudara
AS Kembali Wanti-wanti...
AS Kembali Wanti-wanti Soal Kebangkitan Al-Qaeda Pasca Penarikan Pasukan Asing
Berita Terkini
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
31 menit yang lalu
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
1 jam yang lalu
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
2 jam yang lalu
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
2 jam yang lalu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
3 jam yang lalu
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
3 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved