Waswas Diserang Teroris, CIA Sangkal AS Ingin Kuasai Timur Tengah
Senin, 15 Februari 2016 - 12:48 WIB
Waswas Diserang Teroris, CIA Sangkal AS Ingin Kuasai Timur Tengah
A
A
A
WASHINGTON - Direktur Central Intelligence Agency (CIA), John Brennan, merasa waswas wilayah Amerika Serikat (AS) akan diserang kelompok teroris. Bos CIA itu menuduh kelompok teroris memprovokasi bentrokan antara Barat dan dunia Islam dengan klaim AS ingin menguasai Timur Tengah.
Brennan menyangkal tuduhan itu. “Ekstremis mempromosikan narasi bahwa AS mencoba untuk ‘mengambil alih’ negara-negara di Timur Tengah,” katanya.”Klaim yang jauh dari kebenaran,” katanya lagi, dalam wawancara di program berita “60 Minutes” stasiun televisi CBS, yang ditayangkan hari Minggu.
Menurutnya, kelompok teroris pasti akan mencoba membuat jalan untuk melakukan serangan di wilayah AS.
”Saya merasa mereka untuk mencoba dan menempatkan operasi, materiil, dan apa pun yang harus mereka lakukan, atau menghasut orang untuk melakukan serangan ini,” ujar Brennan. ”Jadi saya percaya upaya mereka yang tak terelakkan.”
Dalam wawancara itu, John Brennan, juga memastikan bahwa kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) sudah mampu membuat senjata kimia dan telah menggunakannya. Jenis senjata kimia yang dibuat itu adalah klorin dan gas mustard.
Belum jelas bagaimana ISIS bisa memperoleh senjata terlarang itu. Sebab, Pemerintah Presiden Suriah Bashar Al-Assad telah menegaskan bahwa semua stok senjata kimia sudah hancur di bawah kesepakatan pelucutan senjata.
Direktur CIA juga khawatir ISIS akan mengekspor senjata kimia secara ilegal ke Barat demi keuntungan finanasial.
Brennan menyangkal tuduhan itu. “Ekstremis mempromosikan narasi bahwa AS mencoba untuk ‘mengambil alih’ negara-negara di Timur Tengah,” katanya.”Klaim yang jauh dari kebenaran,” katanya lagi, dalam wawancara di program berita “60 Minutes” stasiun televisi CBS, yang ditayangkan hari Minggu.
Menurutnya, kelompok teroris pasti akan mencoba membuat jalan untuk melakukan serangan di wilayah AS.
”Saya merasa mereka untuk mencoba dan menempatkan operasi, materiil, dan apa pun yang harus mereka lakukan, atau menghasut orang untuk melakukan serangan ini,” ujar Brennan. ”Jadi saya percaya upaya mereka yang tak terelakkan.”
Dalam wawancara itu, John Brennan, juga memastikan bahwa kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) sudah mampu membuat senjata kimia dan telah menggunakannya. Jenis senjata kimia yang dibuat itu adalah klorin dan gas mustard.
Belum jelas bagaimana ISIS bisa memperoleh senjata terlarang itu. Sebab, Pemerintah Presiden Suriah Bashar Al-Assad telah menegaskan bahwa semua stok senjata kimia sudah hancur di bawah kesepakatan pelucutan senjata.
Direktur CIA juga khawatir ISIS akan mengekspor senjata kimia secara ilegal ke Barat demi keuntungan finanasial.
(mas)