Ramalan Putin Tahun 2007 tentang Ulah AS dan NATO Terbukti

Jum'at, 12 Februari 2016 - 15:21 WIB
Ramalan Putin Tahun...
Ramalan Putin Tahun 2007 tentang Ulah AS dan NATO Terbukti
A A A
WASHINGTON - Seorang profesor hukum internasional dan analis terkemuka Amerika Serikat (AS), Francis Boyle, mengakui bahwa ramalan Presiden Rusia; Vladimir Putin, tahun 2007 tentang perilaku AS dan NATO terbukti pada saat ini.

Sembilan tahun silam, Putin berpidato di Konferensi Keamanan Munich, Jerman. Saat itu, Putin memperingtakan bahwa kebijakan tidak bertanggung jawab AS telah menyebarkan ketidakstabilan dan bisa memicu perang baru di seluruh dunia.

Saya membaca pidato (Putin) 2007 dan cukup banyak setuju dengan segala sesuatu yang dia katakan. Sekarang konfrontasi AS/NATO melawan Rusia telah menjadi lebih buruk dan lebih berbahaya,” kata profesor dari Universitas Illinois itu kepada Sputniknews, Jumat (12/2/2016).

Dalam pidato sambutannya di konferensi tahun 2007 itu, Putin menuduh AS memprovokasi perlombaan senjata nuklir baru. Dia juga menuduh NATO memperluas pengaruhnya di Eropa. Selain itu, Putin juga menuduh AS membuat Timur Tengah lebih tidak stabil. Bahkan, Putin juga menyebut Washington mengabaikan PBB dan mengandalkan penggunaan kekuatan sepihak.

Menurut Boyle, mayoritas yang diramalkan Putin itu mulai terbukti. ”Dengan pengerahan pasukan NATO sampai ke perbatasan Rusia untuk pertama kalinya, kita berada di ambang krisis rudal, kebalikan dari krisis rudal Kuba. Dan kedua, dengan pengeboman di Suriah, apa ada sesuatu yang salah di sana,” kata Boyle.

Profesor Boyle melanjutkan, ketegangan yang tumbuh di seluruh Timur Tengah dan di seluruh Eropa Timur saat ini dihasilkan oleh kebijakan destabilisasi AS yang kondisinya mirip dengan tahun 1914 dan 1939, tahun pecahanya dua perang dunia.

Dia mencatat tekad Pemerintahan Obama tak jauh beda dengan tekad Pemerintah George W. Bush, yang tetap mengendalikan sumber utama hidrokarbon di Timur Tengah dan Asia Tengah.

Bush dan Obama telah menargetkan sisa cadangan hidrokarbon dari Afrika, Amerika Latin dan Asia Tenggara untuk penaklukan lebih lanjut,” ujarnya.

Sejarawan dan komentator politik AS, Patrick Smyth, sepakat bahwa pidato Putin tahun 2007 terkonfirmasi dengan benyak perkembangan selama sembilan tahun terakhir.

Putin disangkal unggul sebagai negarawan sebelah hampir di semua, sezamannya. Dia memilih tempat dengan baik. Konferensi Munich adalah tempat yang sangat baik, di mana dia menantang Amerika dan NATO atas penyebaran krisis Eropa dan krisis Timur Tengah,” ujar Smyth.
(mas)
Berita Terkait
3 Orang Berpengaruh...
3 Orang Berpengaruh Rusia Lulusan Amerika Serikat
Senjata Amerika Serikat...
Senjata Amerika Serikat Sudah Ada di Lapangan Tembak Ukraina
Putin Bongkar Masalah...
Putin Bongkar Masalah Utama Rusia dengan Amerika Serikat
3 Negara yang Senang...
3 Negara yang Senang Jika Amerika Serikat Tinggalkan NATO, Siapa Saja?
Putin: NATO Menipu Rusia
Putin: NATO Menipu Rusia
Prajurit Rusia Terlalu...
Prajurit Rusia Terlalu Tangguh, Tentara Bayaran Amerika Serikat Menyesal Ikut Berperang di Ukraina
Berita Terkini
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
56 menit yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
2 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
2 jam yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
4 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
5 jam yang lalu
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
6 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved