NATO Gunakan Russophobia untuk Paksa Swedia Gabung

Senin, 08 Februari 2016 - 19:20 WIB
NATO Gunakan Russophobia...
NATO Gunakan Russophobia untuk Paksa Swedia Gabung
A A A
MOSKOW - NATO disebut menggunakan Rusia untuk bisa mengajak, atau lebih tepatnya memaksa Swedia untuk bergabung dengan mereka. NATO menggunakan laporan bahwa Rusia diduga kuat sedang merencanakan serangan nuklir terhadap Swedia, untuk mengajak negara Skandinavia itu bergabung.

Berdasarkan laporan Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg yang dirilis pada akhir Januari lalu, disebutkan bahwa selama tiga tahun terakhir Rusia telah melakukan setidaknya 18 kali latihan dalam skala besar. Beberapa di antaranya termasuk simulasi serangan nuklir pada sekutu NATO, termasuk Swedia.

Menurut Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Alexei Meshkov, NATO benar-benar mencoba membangkitkan ketakutan terhadap Rusia di Swedia melalui laporan tersebut. Ini dimaksudkan untuk perlahan-lahan memaksa Swedia bergabung dengan mereka, dengan alasan NATO dapat membantu Swedia menghadapi ancaman yang ditimbulkan Rusia.

"Perdebatan yang sangat panas saat ini terjadi di Swedia mengenai sikap netral mereka, dan ada kekuatan lain yang mencoba untuk membawa Swedia ke dalam NATO. Salah satunya 'hal-hal menakutkan' yang disebutkan dalam laporan NATO, yakni dugaan latihan nuklir Rusia," kata Meshkov.

"Hanya ada satu alasan mengapa ini dilakukan, yaitu untuk mencoba untuk meningkatkan pengembangan Russophobia dan menyebarkan ketakutan di tengah masyarakat Swedia melalui sebuah opini, dengan tujuan untuk mencoba dan menarik Swedia dalam Aliansi," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Senin (8/2).

Meshkov menyakinkan bahwa pihaknya sangat mematuhi apa yang disebut jaminan keamanan negatif. Dimana dalam hal itu ditetapkan bahwa negara-negara yang memiliki teknologi nuklir dilarang menggunakannya untuk menyerang atau mengancam negara-negara non-nuklir yang tidak memiliki hubungan kontraktual yang relevan dengan negara-negara pemilik teknologi nuklir.

Dalam hal ini, Swedia adalah salah satu negara yang tidak mengembankan, baik teknologi ataupun senjata nuklir. "Sehingga spekulasi mengenai penggunaan senjata nuklir terhadap Swedia adalah omong kosong belaka," pungkasnya.
(esn)
Berita Terkait
Jerman Berikan Bantuan...
Jerman Berikan Bantuan Perang untuk Ukraina Sebesar 6,5 Trilyun Rupiah
Penampakan Pasukan Tempur...
Penampakan Pasukan Tempur NATO di Latihan Militer Iron Spear 2022
7.500 Pasukan Gabungan...
7.500 Pasukan Gabungan NATO Gelar Latihan Perang di Pangkalan Militer Jerman
PM Denmark: Bos NATO...
PM Denmark: Bos NATO Tak Punya Mandat Atas Nama Greenland untuk Negosiasi dengan Trump!
NATO Meradang Rusia...
NATO Meradang Rusia Tangguhkan Misi Diplomatik
Terungkap, NATO Sudah...
Terungkap, NATO Sudah Lama Merencanakan Perluasan Wilayah Dekat Rusia
Berita Terkini
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
44 menit yang lalu
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
1 jam yang lalu
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
2 jam yang lalu
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
3 jam yang lalu
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
3 jam yang lalu
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
4 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved