Irak Tidak Akan Bangun Tembok Pembatas di Baghdad
Minggu, 07 Februari 2016 - 18:14 WIB
Irak Tidak Akan Bangun Tembok Pembatas di Baghdad
A
A
A
BAGHDAD - Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi menegaskan, dirinya tidak akan mengizinkan pembangunan tembok permbatas di sekeliling Baghdad. Menurutnya, Baghdad adalah milik semua penduduk Irak.
"Baghdad adalah ibukota untuk semua rakyat Irak dan itu tidak mungkin untuk membangun sebuah dinding atau pagar untuk mengisolasi kota," kata Abadi dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Al Arabiya pada Minggu (7/2).
Ide mengenai pembangunan tembok pembatas di sekeliling Baghdad sendiri pertama kali diutarakan oleh pihak Kementerian Dalam Negeri Irak. Pembangunan tembok ini dimaksudkan untuk meminimalisir masuknya anggota ISIS ke ibukota.
Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Irak, Brigadir Jenderal Saad Maan bahkan mengatakan pihaknya sudah mempersiapkan diri untuk membangun tembok tersebut, dan pekerjaan pembangunan tembok akan segera dimulai.
"Pekerjaan akan segera dimulai dan bahwa hal itu akan mengurangi jumlah pos pemeriksaan di dalam kota. Ini juga akan mengurangi pemboman dan serangan yang masih kerap terjadi baik di dekat atau di dalam Baghdad setiap harinya," ucap Maan beberapa waktu lalu.
![]()
"Baghdad adalah ibukota untuk semua rakyat Irak dan itu tidak mungkin untuk membangun sebuah dinding atau pagar untuk mengisolasi kota," kata Abadi dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Al Arabiya pada Minggu (7/2).
Ide mengenai pembangunan tembok pembatas di sekeliling Baghdad sendiri pertama kali diutarakan oleh pihak Kementerian Dalam Negeri Irak. Pembangunan tembok ini dimaksudkan untuk meminimalisir masuknya anggota ISIS ke ibukota.
Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Irak, Brigadir Jenderal Saad Maan bahkan mengatakan pihaknya sudah mempersiapkan diri untuk membangun tembok tersebut, dan pekerjaan pembangunan tembok akan segera dimulai.
"Pekerjaan akan segera dimulai dan bahwa hal itu akan mengurangi jumlah pos pemeriksaan di dalam kota. Ini juga akan mengurangi pemboman dan serangan yang masih kerap terjadi baik di dekat atau di dalam Baghdad setiap harinya," ucap Maan beberapa waktu lalu.