Turki Sangkal Tuduhan Rusia soal Persiapan Menginvasi Suriah

Jum'at, 05 Februari 2016 - 13:44 WIB
Turki Sangkal Tuduhan...
Turki Sangkal Tuduhan Rusia soal Persiapan Menginvasi Suriah
A A A
ANKARA - Pemerintah Turki pada Jumat (5/2/2016) menyangkal tuduhan Rusia bahwa mereka sedang mempersiapkan diri untuk menginvasi Suriah.

Turki menuduh balik Rusia sedang menutupi kejahatannya dalam operasi militernya di Suriah yang dikecam oposisi Suriah dan negara-negara pendukung, termasuk Amerika Serikat (AS) dan Inggris.

Tuduhan dari Suriah itu dilontarkan kemarin oleh juru bicara militer Rusia, Mayor Jenderal Igor Konashenkov.”Semakin banyak tanda-tanda persiapan tersembunyi dari pasukan Turki di dekat perbatasan Suriah,” katanya.

(Baca: Rusia Sebut Turki Berencana Menginvasi Suriah)

Seorang pejabat senior di Kantor Perdana Menteri Turki; Ahmet Davutoglu, mengatakan bahwa Moskow telah meratakan tuduhan untuk mengalihkan perhatian serangan militernya sendiri di Suriah. Turki dan Rusia terus bersitegang sejak pesawat tempur F-16 Turki menembak jatuh pesawat pengebom Rusia di perbatasan Suriah-Turki pada November 2015 lalu.


Rusia telah menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap Turki karena Ankara menolak meminta maaf atas penembakan pesawat tersebut. Perseteruan juga diwarnai rentetan tuduhan dari Rusia bahwa Turki membeli minyak curian dari kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Rusia mencoba untuk menyembunyikan kejahatan mereka di Suriah,” kata pejabat kantor PM Turki yang menolak diidentifikasi oleh Reuters.

Mereka hanya mengalihkan perhatian dari serangan mereka terhadap warga sipil. Turki memiliki semua hak untuk mengambil langkah-langkah untuk melindungi keamanan sendiri,” lanjut pejabat itu.

Sebelumnya, saat berbicara pada konferensi donor untuk Suriah di London, Davutoglu menuduh pasukan rezim Rusia dan Suriah telah memotong koridor kemanusiaan antara Turki dan Kota Aleppo, Suriah, dan mencari penduduk kota yang kelaparan agar tunduk.


Koridor logistik kemanusiaan ini sekarang di bawah invasi pasukan asing dan pasukan rezim (dengan) dukungan pesawat tempur Rusia,” kata Davutoglu. ”Apa yang mereka ingin lakukan di Aleppo hari ini adalah persis apa yang mereka lakukan di Madaya sebelumnya, pengepungan (untuk membuat) kelaparan.
(mas)
Berita Terkait
Erdogan: Turki Akan...
Erdogan: Turki Akan Tetap di Suriah Hingga Rakyat Suriah Bebas
Suriah Bergejolak, Rusia...
Suriah Bergejolak, Rusia Nilai Hubungannya dengan Turki
Singkirkan Presiden...
Singkirkan Presiden Assad, Rusia-Turki-Iran akan Bentuk Pemerintahan Transisi
Erdogan Peringatkan...
Erdogan Peringatkan Operasi Baru di Suriah Jika Milisi Kurdi Tak Pergi
Turki Setuju Tarik Pasukan...
Turki Setuju Tarik Pasukan dari Suriah Jika Damaskus Ambil Langkah Politik
Serangan Rudal Hancurkan...
Serangan Rudal Hancurkan Pengilangan Minyak Suriah, 4 Orang Tewas
Berita Terkini
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
36 menit yang lalu
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
1 jam yang lalu
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
2 jam yang lalu
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
2 jam yang lalu
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
3 jam yang lalu
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
5 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved