NATO: Ledek Swedia, Jet Rusia Simulasikan Serangan Nuklir
Jum'at, 05 Februari 2016 - 10:35 WIB
NATO: Ledek Swedia, Jet Rusia Simulasikan Serangan Nuklir
A
A
A
BRUSSELS - Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) merilis laporan tahunan 2015. Laporan itu menyebut, Rusia meledek Swedia dengan mensimulasikan serangan nuklir menggunakan pesawat jet tempur di dekat Swedia pada 2013.
Laporan tahunan NATO muncul setelah sebelumnya kelompok think tank Amerika Serikat (AS) merilis laporan yang meyakini rezim Presiden Rusia; Vladimir Putin mampu mencaplok negara-negara Baltik dalam tempo tiga hari.
Pada Maret 2013, sebut laporan NATO, pesawat jet tempur Rusia menyeberangi Teluk Finlandia dan mendekati wilayah udara Swedia saat latihan perang.
”Selama tiga tahun terakhir, Rusia telah melakukan setidaknya 18 kali latihan berskala besar, beberapa di antaranya telah melibatkan lebih dari 100 ribu tentara,” bunyi laporan NATO yang disusun Sekretaris Jenderal Jens Stoltenberg.
”Latihan-latihan ini termasuk simulasi serangan nuklir pada sekutu NATO dan mitra (misalnya pada Maret 2013, sebuah simulasi serangan pada Swedia),” lanjut laporan tahunan tersebut yang dikutip dari Daily Mail, Jumat (5/2/2016).
Selama latihan militer di Swedia pada 29 Maret 2013, dua pesawat pengebom trategis Tupolev Tu-22M3 dikawal oleh empat pesawat jet tempur Su-27 jet muncul dalam jarak 24 mil dari wilayah Swedia.
Panglima Militer Swedia, Jenderal Micael Byden, pernah mengomentari manuver Rusia itu. ”Ini adalah salah satu tantangan besar sekarang: Apa yang mereka lakukan, dan mengapa mereka melakukannya?,” katanya.
Sementara itu, Rusia belum menanggapi laporan tahunan NATO. Namun, sumber di pemerintahan Rusia menyebut laporan itu “omong kosong” untuk membangkitkan histeria tentang negara-negara Baltik.
Laporan tahunan NATO muncul setelah sebelumnya kelompok think tank Amerika Serikat (AS) merilis laporan yang meyakini rezim Presiden Rusia; Vladimir Putin mampu mencaplok negara-negara Baltik dalam tempo tiga hari.
Pada Maret 2013, sebut laporan NATO, pesawat jet tempur Rusia menyeberangi Teluk Finlandia dan mendekati wilayah udara Swedia saat latihan perang.
”Selama tiga tahun terakhir, Rusia telah melakukan setidaknya 18 kali latihan berskala besar, beberapa di antaranya telah melibatkan lebih dari 100 ribu tentara,” bunyi laporan NATO yang disusun Sekretaris Jenderal Jens Stoltenberg.
”Latihan-latihan ini termasuk simulasi serangan nuklir pada sekutu NATO dan mitra (misalnya pada Maret 2013, sebuah simulasi serangan pada Swedia),” lanjut laporan tahunan tersebut yang dikutip dari Daily Mail, Jumat (5/2/2016).
Selama latihan militer di Swedia pada 29 Maret 2013, dua pesawat pengebom trategis Tupolev Tu-22M3 dikawal oleh empat pesawat jet tempur Su-27 jet muncul dalam jarak 24 mil dari wilayah Swedia.
Panglima Militer Swedia, Jenderal Micael Byden, pernah mengomentari manuver Rusia itu. ”Ini adalah salah satu tantangan besar sekarang: Apa yang mereka lakukan, dan mengapa mereka melakukannya?,” katanya.
Sementara itu, Rusia belum menanggapi laporan tahunan NATO. Namun, sumber di pemerintahan Rusia menyebut laporan itu “omong kosong” untuk membangkitkan histeria tentang negara-negara Baltik.
(mas)