Terperangkap 36 Hari di Bawah Tanah, 4 Penambang China Masih Hidup

Sabtu, 30 Januari 2016 - 14:54 WIB
Terperangkap 36 Hari...
Terperangkap 36 Hari di Bawah Tanah, 4 Penambang China Masih Hidup
A A A
SHANDONG - Empat penambang China yang terperangkap di bawah tanah selama 36 hari di sebuah area tambang gipsum masih hidup dan berhasil dievakuasi. Pejabat China menyebut apa yang dialami empat penambang itu sebagai keajaiban.

Operasi penyelamatan empat penambang menggunakan “kapsul” itu butuh dua jam. Sebab, mereka terperangkap di bawah tanah sedalam 200 meter. Evakuasi dengan “kapsul” itu hanya bisa dilakukan satu per satu.

Menurut laporan media China, CCTV, Sabtu (30/1/2016), empat orang itu bagian dari 29 penambang yang terperangkap ketika lokasi tambang gipsum di Provinsi Shandong runtuh pada 25 Desember 2015. Meski empat penambang masih hidup, tim penyelemat masih kehilangan kontak dengan 13 penambang lain yang hilang.

Insiden tambang di China ini mirip dengan kecelakaan tambang di Chile yang menghebohkan dunia pada tahun 2010. Pada saat itu, ada 33 penambang Chile yang diselamatkan secara dramatis setelah teperangkap di bawah tanah selama 69 hari.

Ini adalah sebuah keajaiban," kata Zeng Kunyuan, pejabat setempat melalui akun Weibo.Saya berharap mereka bisa duduk di meja makan pada malam Festival Musim Semi!,” lanjut dia mengacu pada festival Tahun Baru China atau Imlek.

Rekaman proses evakuasi yang dramatis terhadap empat penambang itu telah dirilis CCTV. Tim penyelamat bertepuk tangan ketika proses penyelamatan mereka berhasil.

Dari 29 penambang yang terjebak, satu di antaranya telah ditemukan tewas dan 11 lainnya diselamatkan beberapa hari setelah kecelakaan itu. Hingga kini belum ada kontak dengan 13 penambang lain yang masih hilang.


Kami menggunakan peralatan deteksi hidup untuk mencari mereka. Sayangnya, kami belum mendengar (kabar) dari 13 penambang yang hilang, Zhang Shuping, Wali Kota Linyi, Provinsi Shandong.
(mas)
Berita Terkait
Heboh! China Simulasikan...
Heboh! China Simulasikan Penyerangan ke Taiwan Lewat Medsos
Petugas Nakes di China...
Petugas Nakes di China Dilempari Warga
Panggung Spektakuler...
Panggung Spektakuler Perayaan 100 Tahun Partai Komunis China
88 WNA China Sindikat...
88 WNA China Sindikat Server Judi dan Pemerasan Online Ditangkap di Batam
Ribuan Penumpang Padati...
Ribuan Penumpang Padati Stasiun Kereta Hongqiao China pada Perayaan Chunyun
Pidato Presiden Xi Jinping...
Pidato Presiden Xi Jinping dalam Resepsi Hari Nasional China
Berita Terkini
Taiwan Lawan Tekanan...
Taiwan Lawan Tekanan China di PBB, Tegaskan Status sebagai Negara Berdaulat
38 menit yang lalu
Hamas Tak Akan Respons...
Hamas Tak Akan Respons Usulan Balasan Israel untuk Gencatan Senjata di Gaza
5 jam yang lalu
Israel: Perang Bisa...
Israel: Perang Bisa Berhenti Besok jika Hamas Bebaskan Sandera dan Tinggalkan Gaza
8 jam yang lalu
Kemlu Respons Penerapan...
Kemlu Respons Penerapan Tarif Resiprokal AS pada Indonesia Sebesar 32%
8 jam yang lalu
China Rilis Video Latihan...
China Rilis Video Latihan Militer Pengepungan Taiwan, Tampilkan Pulau Terbakar
9 jam yang lalu
Rusia Tuding Zelensky...
Rusia Tuding Zelensky Mainkan Permainan Berbahaya dengan Trump
10 jam yang lalu
Infografis
4 Tentara AS Tewas saat...
4 Tentara AS Tewas saat Latihan Tempur di Dekat Sekutu Rusia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved