Legislator Rusia Sebut AS Operator Korupsi Internasional
Rabu, 27 Januari 2016 - 22:43 WIB
Legislator Rusia Sebut AS Operator Korupsi Internasional
A
A
A
MOSKOW - Legislator Rusia, Irina Yarovaya mengatakan, Amerika Serikat (AS) adalah negara yang mengatur (operator) korupsi internasional. Ia juga menyatakan bahwa sanksi terhadap Rusia adalah salah satu manifestasi dari hal tersebut.
"Kami memahami bahwa AS bekerja untuk kebangkitan kebijakan kolonial di seluruh dunia. Renaissance kebijakan kolonial gaya AS menyiratkan bahwa teknologi informasi baru sebagai sarana menundukkan negara lain dengan tujuan mempengaruhi pikiran, penurunan motivasi, dan mencuci otak rakyat," kata Yarovaya seperti dikutip dari TASS, Rabu (27/1/2016).
Yarovaya melihat salah satu manifestasi dari kebijakan kolonial baru di korupsi internasional itu adalah sanksi terhadap Rusia yang dijatuhkan oleh sejumlah negara, termasuk AS.
"Sifat korupsi internasional jelas hadir dalam sanksi yang diterapkan oleh AS pada Rusia. Ini adalah bukti langsung korupsi internasional yang diatur oleh AS. Ini adalah alat kebijakan kolonial modern, ditargetkan terhadap kepentingan ekonomi dan politik dari negara lain," jelasnya.
Secara khusus, Yarovaya menyebut bahwa pernyataan Plt Menteri Keuangan AS, Adam Shubin, dalam film dokumenter BBC yang menyatakan Presiden Vladimir Putin melakukan korupsi adalah laporan palsu.
"Kami memahami bahwa AS bekerja untuk kebangkitan kebijakan kolonial di seluruh dunia. Renaissance kebijakan kolonial gaya AS menyiratkan bahwa teknologi informasi baru sebagai sarana menundukkan negara lain dengan tujuan mempengaruhi pikiran, penurunan motivasi, dan mencuci otak rakyat," kata Yarovaya seperti dikutip dari TASS, Rabu (27/1/2016).
Yarovaya melihat salah satu manifestasi dari kebijakan kolonial baru di korupsi internasional itu adalah sanksi terhadap Rusia yang dijatuhkan oleh sejumlah negara, termasuk AS.
"Sifat korupsi internasional jelas hadir dalam sanksi yang diterapkan oleh AS pada Rusia. Ini adalah bukti langsung korupsi internasional yang diatur oleh AS. Ini adalah alat kebijakan kolonial modern, ditargetkan terhadap kepentingan ekonomi dan politik dari negara lain," jelasnya.
Secara khusus, Yarovaya menyebut bahwa pernyataan Plt Menteri Keuangan AS, Adam Shubin, dalam film dokumenter BBC yang menyatakan Presiden Vladimir Putin melakukan korupsi adalah laporan palsu.
(ian)