Pria Pengarak Perempuan Telanjang di Jalanan New York Ditangkap

Jum'at, 22 Januari 2016 - 11:51 WIB
Pria Pengarak Perempuan...
Pria Pengarak Perempuan Telanjang di Jalanan New York Ditangkap
A A A
NEW YORK - Pria yang mengarak seorang perempuan tanpa busana di sebuah jalanan di New York, ditangkap setelah video memalukan itu beredar secara online. Pria bernama Jason Melo, 24, itu sebelumnya diberitakan sebagai suami perempuan itu.

Korban dipaksa melucuti pakaiannya dan berjalan di tempat umum di wilayah New York, setelah dia ketahuan melakukan “chatting mesum” dengan tujuh pria lain. Pasangan itu memiliki putri berusia tiga tahun, namun belum jelas apakah mereka sudah menikah secara resmi atau tidak.

Menurut sumber di kepolisian, selain mengarak pasangannya yang berusia 22 tahun, Melo juga mencekik dan memukul korban.(Baca: Suami Arak Telanjang Istri di New York karena 'Chatting Mesum')

Video itu telah menjadi viral dan mengusik para pejabat di Kota New York, karena dianggap sebagai perilaku buruk abad pertengahan. ”Lepaskan handuk Anda! Tampilkan apa yang Anda punya, begitu cantik dan begitu besar,” kata pria dalam video itu yang diduga suara dari Melo.

Entah siapa yang menjadi juru kamera dalam video itu, namun Melo memaksa pasangannya itu menghadap ke kamera. ”Dia pelacur. Ayo. Ayo. Hai ke kamera dan katakan mengapa Anda melakukan ini,” teriaknya.

Lepaskan handuk Anda dan bayar harga untukpermalukan saya setelah saya ingin memulai membangun sebuah keluarga dengan Anda, tetapi sementara itu Anda sedang berbicara (chatting) dengan tujuh pria lainnya,” lanjut pria di video tersebut.

Perempuan itu membalas teriakan pasangannya;"Tapi tidak untuk berhubungan seks dengan mereka.

Perkataan wanita itu semakin membuat marah pelaku. ”Oh wow, tidak melakukan hubungan seks! Tapi percakapan tentang berciuman, dengan cinta, sayang dan gambar-gambar (asusila),” katanya.

Istri Wali Kota New York, Charilane McCray, memberi tanggapan atas video yang mengganggu publik itu. ”Awal pekan ini video muncul yang menggambarkan kekerasan pasangan di trotoar di kota kami. Video menampilkan pelecehan verbal, penghinaan paksa, dan pelecehan oleh pelaku, yang diarahkan pada pasangannya,” kata Chairlane McCray, yang dikutip dari NY Daily News, Jumat (22/1/2016).

Posting video online tentang ‘penyalahgunaan’ di New York City tidak bisa ditoleransi. Kami teguh dalam upaya kami untuk memastikan semua korban pelecehan sadar, bahwa banyak sumber daya yang tersedia yang kita usahakan untuk membuat ruang publik New York City aman untuk semua perempuan dan anak perempuan,” ujarnya.

Melo ditangkap polisi New York pada Rabu lalu. Dia kini menunggu dakwaan atas tuduhan penyiksaan, pelecehan, pemaksaan dan kekerasan. Kerabat Melo menolak berkomentar atas penangkapannya.
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
26 menit yang lalu
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
1 jam yang lalu
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
2 jam yang lalu
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
3 jam yang lalu
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
4 jam yang lalu
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
4 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved