China Sebut Manila Berlebihan Soal Insiden di LCS

Selasa, 19 Januari 2016 - 21:33 WIB
China Sebut Manila Berlebihan...
China Sebut Manila Berlebihan Soal Insiden di LCS
A A A
BEIJING - China menuduh Filipina sengaja mencoba menakut-nakuti pihak lain terkait insiden di Laut China Selatan (LCS). Saat itu, Manila mengatakan Beijing telah memberikan peringatan terhadap sebuah pesawat kecil yang membawa pejabat Filipina saat melintas di LCS.

"Komentar Filipina hanyalah kata-kata untuk menakut-nakuti, sengaja melebih-lebihkan ketegangan regional, dan rencana ini tidak akan berhasil," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Hong Lei, dikutip dari Reuters, Selasa (19/1/2016).

Sebelumnya, Filipina mengatakan, sebuah pesawat miliknya mendapatkan peringatan dari China pada 7 Januari lalu. Saat itu, pesawat Filipina tersebut tengah memeriksa pulau Thitu di Spratly. Manila berencana menyiapkan peralatan pengawasan pada tahun ini di pulau tersebut.

Hong menegaskan, setiap kegiatan yang dilakukan oleh Filipina di pulau-pulau Spratly adalah ilegal. China memiliki kedaulatan atas Spratly dan Filipina secara ilegal telah menduduki delapan pulau yang ada sejak 1970-an, termasuk Thitu.

China mengklaim hampir seluruh wilayah Laut China Selatan yang diyakini memiliki cadangan minyak dan gas yang cukup besar. Namun klaim ini mendapat tentangan dari Brunei, Malaysia, Filipina, dan Vietnam yang menilai juga mempunyai hak atas wilayah yang menghasilkan USD 5 triliun dari sektor perdagangan setiap tahunnya itu.
(ian)
Berita Terkait
Menlu Filipina kepada...
Menlu Filipina kepada China: Keluar dari Laut China Selatan!
Bersitegang dengan China,...
Bersitegang dengan China, Filipina Bangun Stasiun Pemantau di LCS
Duterte: Konflik dengan...
Duterte: Konflik dengan China Pasti Berujung Pertumpahan Darah
Menhan Filipina: Beijing...
Menhan Filipina: Beijing Ingin Caplok Lebih Banyak Wilayah di Laut China Selatan
Filipina: Dunia Dukung...
Filipina: Dunia Dukung Kami, China Sendirian
Sejarah Konflik China-Filipina...
Sejarah Konflik China-Filipina dalam Sengketa Laut China Selatan
Berita Terkini
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
36 menit yang lalu
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
1 jam yang lalu
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
2 jam yang lalu
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
3 jam yang lalu
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
4 jam yang lalu
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
5 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved