Jejak Dalang Bom Sarinah dari Bisnis Warnet Solo ke Suriah

Jum'at, 15 Januari 2016 - 11:02 WIB
Jejak Dalang Bom Sarinah...
Jejak Dalang Bom Sarinah dari Bisnis Warnet Solo ke Suriah
A A A
JAKARTA - Kepolisian Indonesia menyatakaan Bahrun Naim sebagai dalang serangan teror bom di kawasan Sarinah, Jakarta, kemarin. Pria yang dianggap berambisi menjadi pemimpin ISIS di Asia Tenggara itu pernah bisnis warung internet (warnet) di Solo sebelum pergi ke Raqqa, Suriah yang dikenal sebagai “ibu kota” ISIS.

Bisnis warnet pernah dijalani Bahrun di Solo, Jawa Tengah, tujuh tahun lalu. Namun, pada tahun 2011, pria itu ditangkap atas tuduhan kepemilikan senjata ilegal. Tuduhan itu membuatnya dipenjara selama tiga tahun.

Sejak itu, menurut Kepolisian Indonesia, nama Bahrun Naim muncul sebagai pemain kunci dalam jaringan militan yang tumbuh di kawasan Jawa Tengah. Sekitar setahun lalu, Bahrun Naim pergi ke Suriah dan bergabung dengan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Pria itu menjadi tenar di kalangan militan. Dia bahkan aktif menulis blog untuk “mendidik” para pengikutnya terutama setelah serangan terkoordinasi di Paris pada bulan November 2015. Melalui blog itu pula, Bahrun Naim mengobarkan “perang gerilya” di Indonesia.

Kantor berita Reuters melalui kenalan Bahrun Naim pernah menjalin kontak. Media asing itu pernah dihubungi Naim pada 24 November 2015 melalui pesan Telegaram, di mana dia mengungkap bahwa pendukung ISIS akan beraksi di Indonesia.

Kapan dan bagaimana rencana aksi itu, Bahrun tidak membeberkannya.”Tinggal menunggu pemicu yang tepat,” bunyi pesan pria yang mengidentifikasi dirinya sebagai Naim kala itu yang dilansir Reuters, Jumat (15/1/2016). Namun, sejak itu Bahrun Naim tidak melakukan kontak lagi sampai akhirnya serangan teror bom melanda kawasan Sarinah kemarin.

Pakar terorisme, Sidney Jones, juga memantu blog yang ditulis Bahrun Naim. Menurutnya, jauh hari sebelum serangan teror bom Sarinah, Bahrun Naim telah memuji serangan di Paris. ”Dalam sebuah posting blog berjudul; ’Pelajaran dari Paris Serangan’ dia mendesak penonton (militan) Indonesia untuk mempelajari perencanaan, penargetan, waktu, koordinasi, keamanan dan keberanian dari tim Paris,” tulis Sidney Jones di di Interpreter, yang dikutip Daily Mail.
(mas)
Berita Terkait
Transformasi Gedung...
Transformasi Gedung Sarinah, Department Store Modern Pertama di Indonesia
Resmikan Transformasi...
Resmikan Transformasi Sarinah, Jokowi: Sarinah akan jadi Etalase Hasil UMKM Berkualitas
Sarinah Rayakan Idulfitri...
Sarinah Rayakan Idulfitri dengan Produk Fashion dan Kriya Terbaik Indonesia
Profil Irjen Ferdy Sambo,...
Profil Irjen Ferdy Sambo, Jenderal yang Tangani Bom Sarinah hingga Kopi Sianida
Mengenal Sosok AKBP...
Mengenal Sosok AKBP Untung Sangaji, Pahlawan Bom Sarinah yang Kini Mengabdi di Tanah Papua
Peremajaan Sarinah,...
Peremajaan Sarinah, Menteri BUMN Pastikan Keberpihakan ke Produk Lokal dan UKM
Berita Terkini
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
27 menit yang lalu
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
1 jam yang lalu
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
1 jam yang lalu
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
2 jam yang lalu
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
3 jam yang lalu
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
4 jam yang lalu
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved