Pendukung Assad Mengejek Kelaparan Horor di Madaya

Senin, 11 Januari 2016 - 12:12 WIB
Pendukung Assad Mengejek...
Pendukung Assad Mengejek Kelaparan Horor di Madaya
A A A
DAMASKUS - Para pendukung Presiden Suriah Bashar Al-Assad mengejek kelaparan horor para penduduk yang terkepung di Kota Madaya dengan mengunggah foto makanan mewah di media sosial. Data dari Medecins Sans Frontieres (MSF) menyebut, sudah 23 warga meninggal dalam sebulan terakhir akibat kelaparan.

Penduduk di kota itu menderita dalam situasi perang. Mereka tidak bisa meninggalkan kota karena terkepung pasukan bersejata loyalis Presiden Assad sejak Juli 2015. Sejak kota itu diblokade, semua alat tranportasi pembawa bantuan kemanusiaan tidak bisa masuk.

Para pendukung Assad mengumbar foto makanan mewah di Twitter dengan mencantumkan hastag
#solidarity with the siege of Madaya (solidaritas dengan pengepungan Madaya).


Para aktivis kemanusiaan mengklaim sekitar 40 ribu warga Kota Madaya dan kota lain di sekitarnya terpaksa makan daging anjing, kucing, rerumputan hingga makanan bekas bercampur sampah karena kelaparan parah. Beberapa foto tentang derita kelaparan di Madaya yang memicu kemarahan masyarakat internasional telah beredar secara online.

PBB yang sebelumnya ditolak izinnya untuk mengirim bantuan ke Kota Madaya mengaku sudah diberi izin rezim Assad. Pada Minggu (10/1/2016), para pejabat PBB mengatakan kepada BBC,bahwa negosiasi untuk memastikan bantuan mencapai Kota Madaya dan sekitarnya telah tercapai. Hari ini (11/1/2016) bantuan dijadwalkan masuk ke kota itu.

Pemerintah Suriah akhirnya mengakui bahwa hal itu (pembukaan akses) akan memungkinkan bantuan ke Madaya, seharusnya tidak membuat anak-anak kelaparan dan memicu kemarahan media, bantuan akan dikirimkan,” kata Nadim Houry, Wakil Direktur Human Rights Watch untuk Timur Tengah dan Afrika Utara.

Negara-negara yang mendukung solusi politik di Suriah harus mendorong pihak yang bertikai untuk mengizinkan bantuan masuk untuk mereka semua yang menderita di Suriah,” lanjut Nadim.
(mas)
Berita Terkait
Tenda Permukiman Keluarga...
Tenda Permukiman Keluarga Terlantar yang Dikuasai Pemberontak Ditembaki Pasukan Suriah
Pasukan Suriah Serang...
Pasukan Suriah Serang Qardaha, Bentrokan Sengit di Latakia dan Tartous
Warga Suriah Menyeberangi...
Warga Suriah Menyeberangi Sungai ke Lebanon, Ribuan Mengungsi di Tengah Kekerasan di Pesisir
Gempuran Serangan Udara...
Gempuran Serangan Udara di Idlib, 21 Warga Tewas
Pemberontak Kuasai Aleppo,...
Pemberontak Kuasai Aleppo, Pasukan Bashar al-Assad Mundur
9 Negara Pemasok Senjata...
9 Negara Pemasok Senjata Tentara Suriah
Berita Terkini
Iran Klaim Belum Gunakan...
Iran Klaim Belum Gunakan Semua Senjata Andalannya
14 menit yang lalu
Bebas dari Penjara,...
Bebas dari Penjara, Thaksin Shinawatra Dapat Pengampunan Raja Thailand
1 jam yang lalu
4 Alasan Iran Kini Lebih...
4 Alasan Iran Kini Lebih Siap Hadapi Serangan AS, Sudah Memahami Musuh
2 jam yang lalu
Selat Hormuz Berkecamuk,...
Selat Hormuz Berkecamuk, Turki Tawarkan Jalur Kereta Api Hejaz Modern
3 jam yang lalu
Rusia Intensifkan Serangan,...
Rusia Intensifkan Serangan, Sekjen NATO Justru Berkunjung ke Ukraina
4 jam yang lalu
Jadi Target Rudal dan...
Jadi Target Rudal dan Drone Iran, Bahrain dan Kuwait Siaga Penuh
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved