AS Khawatir Eksekusi Nimr Picu Ketegangan Sektarian

Minggu, 03 Januari 2016 - 12:07 WIB
AS Khawatir Eksekusi...
AS Khawatir Eksekusi Nimr Picu Ketegangan Sektarian
A A A
WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyatakan keprihatinannya atas kebijakan Arab Saudi mengeksekusi seorang ulama Syiah terkemuka. AS khawatir, keputusan itu akan memperburuk ketegangan sektarian.

AS pun mendesak semua pemimpin di Timur Tengah untuk melipatgandakan usaha guna menurunkan tensi ketegangan regional.

"Kami menegaskan kembali seruan kami pada Pemerintah Arab Saudi untuk menghormati dan melindungi hak asasi manusia dan untuk memastikan proses peradilan yang adil dan transparan dalam semua kasus," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, John Kirby, seperti dikutip dari laman Reuters, Minggu (3/1/2016).

Kirby mencatat, Washington sebelumnya telah menyatakan keprihatinannya tentang sistem hukum Saudi dan menyuarakan keprihatinan mereka pada tingkat tinggi dengan pemerintah Saudi.

Dia juga mengatakan, AS mendesak Arab Saudi untuk mengizinkan ekspresi damai dari perbedaan pendapat dan bekerja sama dengan semua pemimpin untuk meredakan ketegangan.

"Kami sangat prihatin bahwa pelaksanaan eksekusi terhadap ulama Syiah terkemuka dan aktivis politik Nimr al-Nimr berisiko akan memperburuk ketegangan sektarian pada saat mereka sangat membutuhkan tenaga untuk menguranginya," kata Kirby.
(ian)
Berita Terkait
Awal Mula Arab Saudi...
Awal Mula Arab Saudi Menjadi Sekutu Amerika Serikat
Inilah Alasan Mengapa...
Inilah Alasan Mengapa Banyak Pangeran Arab Kuliah di Amerika Serikat
Saudi Nilai Negara Teluk...
Saudi Nilai Negara Teluk Harus Dilibatkan Dalam Pembicaraan AS-Iran
Saudi dan AS Dorong...
Saudi dan AS Dorong Perpanjangan Embargo Senjata PBB pada Iran
AS Sita Persenjataan...
AS Sita Persenjataan Asal Iran Terkait Serangan ke Saudi
Bos CIA: AS Dibutakan...
Bos CIA: AS Dibutakan Kesepakatan Arab Saudi dan Iran
Berita Terkini
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
1 jam yang lalu
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
1 jam yang lalu
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
2 jam yang lalu
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
3 jam yang lalu
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
3 jam yang lalu
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
4 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved