Palestina Marah, Pasukan Israel Berkeliaran di Dekat Rumah Abbas

Jum'at, 25 Desember 2015 - 10:14 WIB
Palestina Marah, Pasukan...
Palestina Marah, Pasukan Israel Berkeliaran di Dekat Rumah Abbas
A A A
RAMALLAH - Otoritas Palestina (PA) marah setelah pasukan Israel berkeliaran di dekat rumah Presiden Palestina, Mahmoud Abbas. Pasukan Israel yang sedang memburu seorang tersangka itu akhirnya bentrok dengan pasukan Palestina.

Insiden itu sejatinya terjadi pekan lalu, namun baru diungkap para pejabat Palestina sekarang. Menurut para pejabat Palestina, pasukan Israel berkeliaran di dekat rumah Abbas pada malam hari. Padahal, kawasan rumah Abbas merupakan zona aman.

Bentrokan pecah setelah pengawal pribadi Presiden Abbas menolak untuk membiarkan pasukan Israel melewati rintangan yang dibuat. Kedua kubu saling dorong dan berteriak. Namun, tidak ada tembakan.

Setelah 15 menit, komandan pasukan Israel memerintahkan prajuritnya untuk mengambil rute alternatif. Namun, Pemerintah Palestina marah dan mengeluh pada pemimpin Israel atas sepak terjang pasukan Israel di dekat rumah Abbas.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu disebut telah meminta maaf. ”Mereka meminta maaf atas apa yang mereka klaim adalah sebuah kesalahan,” kata seorang komandan senior pasukan Palestina. ”Saya tidak yakin itu adalah sebuah kesalahan, tapi Netanyahu mengirim permintaan maafnya,” lanjut komandan senior yang menolak diidentifikasi, seperti dikutip Sputnik, Jumat (25/12/2015).

Meskipun bentrokan yang lebih besar bisa dihindari, banyak pejabat Palestina mengecam sikap Israel karen pasukan negara Yahudi itu dianggap menghina dan mengabaikan legitimasi Abbas dan Otoritas Palestina.

Ini adalah tindakan tercela,” kata Saeb Erekat, Sekjen Organisasi Pembebasan Palestina. ”Mereka memerintahkan penjaga Abu Mazen (Abbas) menyingkir. Ini tidak dipublikasikan, tapi itu terjadi,” katanya lagi.

Erekat juga menyatakan, area Palestina kini seperti tempat terbuka untuk invasi Israel meski ada otoritas Palestina yang berkuasa di dalamnya. ”Area itu tidak ada lagi, orang-orang Israel dapat menyerang kapan saja,” katanya.
(mas)
Berita Terkait
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
Serangan Israel Tewaskan...
Serangan Israel Tewaskan 221 Warga Palestina
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin...
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin Temui Presiden Israel, Singgung Pemecatan
60 Warga Palestina yang...
60 Warga Palestina yang Ditahan Israel Mengaku Disiksa
Gempuran Udara Israel...
Gempuran Udara Israel Tewaskan Ribuan Unggas di Jalur Gaza
3 Senjata Israel yang...
3 Senjata Israel yang Dipakai Membunuh Rakyat Palestina
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
3 jam yang lalu
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
5 jam yang lalu
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
8 jam yang lalu
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
10 jam yang lalu
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
10 jam yang lalu
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
11 jam yang lalu
Infografis
10 Pasukan Khusus Terganas...
10 Pasukan Khusus Terganas di Dunia, Indonesia Masuk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved