Sindir Kerry, Assad: Terima Kasih Telah Diizinkan Jadi Presiden

Minggu, 20 Desember 2015 - 22:13 WIB
Sindir Kerry, Assad:...
Sindir Kerry, Assad: Terima Kasih Telah Diizinkan Jadi Presiden
A A A
DAMASKUS - Presiden Suriah, Bashar al-Assad menjawab dengan nada bencanda pernyataan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), John Kerry, yang mengatakan Assad diizinkan untuk tetap berkuasa di Suriah.

"Saya ingin berterima kasih kepada mereka, karena jika tidak, saya sudah mengepak koper saya. Saya seharusnya pergi, tetapi sekarang saya bisa tinggal," kata Assad sinis dalam wawancara dengan stasiun televisi Belanda, NOS, seperti dikutip dari Sputniknews, Minggu (20/12/2015).

Dalam kesempatan itu, Assad dengan tegas mengatakan bahwa rakyat Suriah memilih sendiri siapa yang akan memimpin mereka. Kekuatan asing seharusnya tidak memiliki suara dalam hal ini.

"Suriah adalah negara berdaulat. Suriah, bukan Eropa, harus memutuskan apakah ada presiden yang buruk atau baik di Suriah," kata Assad sembari menambahkan jika mayoritas rakyat Suriah menginginkan dia mundur ia akan menurutinya.

Barat dan beberapa negara Timur Tengah tidak menganggap Bashar al-Assad sebagai otoritas yang sah di Suriah. Bahkan, pada tahun 2011, Washington memberlakukan sanksi terhadap Assad dengan harapan ia akan mundur. Namun dalam pemilihan presiden pada 2014, Assad berhasil menang telah dengan dukungan 88,7 persen suara.
(ian)
Berita Terkait
Amerika Serikat Dituduh...
Amerika Serikat Dituduh sebagai Pencuri Minyak Suriah, Benarkah?
2 Kelompok Pemberontak...
2 Kelompok Pemberontak Suriah yang Didanai Amerika Serikat, Benarkah Dibuat untuk Perdamaian?
Suriah Diterima Kembali...
Suriah Diterima Kembali ke Liga Arab, Amerika Serikat Kesal
Apakah Amerika Serikat...
Apakah Amerika Serikat Danai Pemberontak Suriah Gulingkan Assad? Ini Jawabannya
Rudal Hantam Pangkalan...
Rudal Hantam Pangkalan Militer Amerika Serikat di Suriah
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Rusia Mengacau Kawasan Mediterania
Berita Terkini
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
35 menit yang lalu
Iran dan AS Saling Serang,...
Iran dan AS Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Berakhir
1 jam yang lalu
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
2 jam yang lalu
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
3 jam yang lalu
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
4 jam yang lalu
Timur Tengah Kembali...
Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
5 jam yang lalu
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved