Bersiap Serangan Dahsyat, AS Pasok Amunisi ke Pemberontak Suriah
Kamis, 17 Desember 2015 - 16:53 WIB
Bersiap Serangan Dahsyat, AS Pasok Amunisi ke Pemberontak Suriah
A
A
A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) menyatakan akan memberikan pasokan amunisi untuk pemberontak Suriah sebelum mereka melakukan serangan besar-besaran terhadap basis ISIS di Raqqa.
Menurut pejabat Pentagon, pasokan amunisi itu akan dikirim ke pasukan pemberontak yang bertempur di bagian timur laut negara itu. Ini adalah pengiriman ketiga amunisi untuk pasukan pemberontak sejak AS mulai memasok mereka lewat udara pada bulan Oktober lalu, seperti dikutip dari laman Express, Kamis (17/12/2015).
Para pejabat AS mengatakan, pasukan pemberontak tengah mempersiapkan diri untuk bergerak maju menuju wilayah al-Shadadi yang mempunyai akses jaringan jalan raya yang strategis. Dengan menguasai wilayah itu, maka akan membantu dalam mengisolasi Raqqa, yang diklaim sebagai ibukota ISIS.
Komandan pasukan AS di Suriah, Kolonel Steve Warren mengatakan, kelompok militan menggunakan wilayah al-Shadadi untuk menyuplai senjata, peralatan, dan personel di seluruh medan perang.
Militer AS telah berjanji akan memberikan bantuan amunisi kepada pemberontak Suriah. Ini dilakukan setelah pemberontak Suriah menunjukkan progres yang memuaskan dalam mengusir pasukan ISIS di sejumlah wilayah. Namun, para pejabat di Pentagon tidak bisa memastikan berapa lama para pemberontak bisa mengambil alih al-Shadadi.
Menurut pejabat Pentagon, pasokan amunisi itu akan dikirim ke pasukan pemberontak yang bertempur di bagian timur laut negara itu. Ini adalah pengiriman ketiga amunisi untuk pasukan pemberontak sejak AS mulai memasok mereka lewat udara pada bulan Oktober lalu, seperti dikutip dari laman Express, Kamis (17/12/2015).
Para pejabat AS mengatakan, pasukan pemberontak tengah mempersiapkan diri untuk bergerak maju menuju wilayah al-Shadadi yang mempunyai akses jaringan jalan raya yang strategis. Dengan menguasai wilayah itu, maka akan membantu dalam mengisolasi Raqqa, yang diklaim sebagai ibukota ISIS.
Komandan pasukan AS di Suriah, Kolonel Steve Warren mengatakan, kelompok militan menggunakan wilayah al-Shadadi untuk menyuplai senjata, peralatan, dan personel di seluruh medan perang.
Militer AS telah berjanji akan memberikan bantuan amunisi kepada pemberontak Suriah. Ini dilakukan setelah pemberontak Suriah menunjukkan progres yang memuaskan dalam mengusir pasukan ISIS di sejumlah wilayah. Namun, para pejabat di Pentagon tidak bisa memastikan berapa lama para pemberontak bisa mengambil alih al-Shadadi.
(ian)