Rusia Tuding Turki Tutup Pintu Dialog Soal Suriah
Rabu, 16 Desember 2015 - 23:02 WIB
Rusia Tuding Turki Tutup Pintu Dialog Soal Suriah
A
A
A
MOSKOW - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharov menyatakan, Turki telah menutup pintu kesempatan untuk melakukan dialog konstruktif di Suriah.
"Sikap kami (di Suriah) tidak berubah, sebelum, selama, atau setelah insiden yang terjadi dengan pesawat bomber Rusia," katanya, seperti dikutip dari laman TASS, Rabu (16/12/2015).
Zakharov mengakui jika Ankara dan Moskow mempunyai perbedaan pendapat atas sejumlah isu regional. Namun, Rusia masih tetap menjaga interaksi dengan Turki untuk mempersempit perbedaan diantara keduanya.
"Salah satu dampak dari insiden Sukhoi-24 adalah kita sudah mulai melakukan diskusi terbuka dengan Turki menyangkut penyelesaian Suriah," kata Zakharov.
"Sebelumnya, kami telah mengatakan semuanya secara langsung, tapi di balik pintu, kami bertindak layaknya seorang partner. Tetapi setelah kami melihat, setelah insiden penembakan Sukhoi-24 dan retorika mengerikan Ankara atas kejadian itu, kami menganggap Turki telah menutup jendela kesempatan untuk melakukan dialog yang konstruktif," tukasnya.
"Sikap kami (di Suriah) tidak berubah, sebelum, selama, atau setelah insiden yang terjadi dengan pesawat bomber Rusia," katanya, seperti dikutip dari laman TASS, Rabu (16/12/2015).
Zakharov mengakui jika Ankara dan Moskow mempunyai perbedaan pendapat atas sejumlah isu regional. Namun, Rusia masih tetap menjaga interaksi dengan Turki untuk mempersempit perbedaan diantara keduanya.
"Salah satu dampak dari insiden Sukhoi-24 adalah kita sudah mulai melakukan diskusi terbuka dengan Turki menyangkut penyelesaian Suriah," kata Zakharov.
"Sebelumnya, kami telah mengatakan semuanya secara langsung, tapi di balik pintu, kami bertindak layaknya seorang partner. Tetapi setelah kami melihat, setelah insiden penembakan Sukhoi-24 dan retorika mengerikan Ankara atas kejadian itu, kami menganggap Turki telah menutup jendela kesempatan untuk melakukan dialog yang konstruktif," tukasnya.
(esn)