Menlu Turki: Kesabaran Kami Ada Batasnya
Jum'at, 11 Desember 2015 - 19:31 WIB
Menlu Turki: Kesabaran Kami Ada Batasnya
A
A
A
ANKARA - Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu mengatakan, selama ini Turki telah menahan diri menghadapi aksi provokasi yang dilakukan oleh Rusia pasca insiden penembakan pesawat jet Rusia Su-24. Namun, ia menegaskan jika kesabaran Turki ada batasnya.
Cavusoglu mengatakan, Turki ingin menyelesaikan ketegangannya dengan Rusia. Namun, Moskow selalu menggunakan setiap kesempatan yang ada untuk menyerang Turki.
"Jika kami tidak merespon apa yang telah mereka lakukan selama ini sampai sekarang itu bukan karena kami takut atau karena perasaan bersalah," katanya seperti dikutip dari laman Sfchronicle, Jumat (11/12/2015).
Ia pun menyerukan kepada Rusia untuk bersikap lebih tenang dan tidak melakukan aksi provokatif karena kesabaran yang dimiliki oleh Turki ada batasnya.
Hubungan Rusia dan Turki memanas setelah Turki menembak jatuh pesawat tempur Su-24 milik Rusia di daerah perbatasan. Insiden tersebut memicu Rusia menjatuhkan sejumlah sanksi kepada Ankara.
Cavusoglu mengatakan, Turki ingin menyelesaikan ketegangannya dengan Rusia. Namun, Moskow selalu menggunakan setiap kesempatan yang ada untuk menyerang Turki.
"Jika kami tidak merespon apa yang telah mereka lakukan selama ini sampai sekarang itu bukan karena kami takut atau karena perasaan bersalah," katanya seperti dikutip dari laman Sfchronicle, Jumat (11/12/2015).
Ia pun menyerukan kepada Rusia untuk bersikap lebih tenang dan tidak melakukan aksi provokatif karena kesabaran yang dimiliki oleh Turki ada batasnya.
Hubungan Rusia dan Turki memanas setelah Turki menembak jatuh pesawat tempur Su-24 milik Rusia di daerah perbatasan. Insiden tersebut memicu Rusia menjatuhkan sejumlah sanksi kepada Ankara.
(ian)