Ini Kronologi Penangkapan 2 WNI di Jepang

Kamis, 26 November 2015 - 22:07 WIB
Ini Kronologi Penangkapan...
Ini Kronologi Penangkapan 2 WNI di Jepang
A A A
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri Indonesia menyatakan, pihaknya mendapat informasi mengenai adanya dua Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditahan di Jepang. Kedua WNI dikabarkan ditahan oleh otoritas Jepang karena memiliki senjata api.

Dalam rilis yang diterima Sindonews dari Kementerian Luar Negeri, Kamis (26/11/2015), kedua WNI yang berinisial IR (31) dan DN (40) ditangkap karena dugaan kaitan dengan FTF. Keduanya terdeteksi beberapa kali membeli riffle scope (bukan senjata) secara online dan mengirimkannya barang tersebut melalui ekspedisi express ke Indonesia.

Pada saat dilakukan penggeledahan di apartemen keduanya, ditemukan 29 buah benda yang sama. Diperoleh informasi jika riffle scope yang mereka kirim atau miliki masuk dalam spesifikasi tinggi yang pengiriman ke negara lain harus melalui proses perijinan yang ketat.

"Untuk saat ini, mereka ditangkap dan ditahan atas dasar pelanggaran UU Transaksi Mata Uang Asing dan Perdagangan Internasional," begitu bunyi rilis Kemlu.

Selain itu, pihak kepolisian Jepang juga menemukan di halaman Facebook keduanya terdapat video Osama bin Laden dan video atau gambar yang terkait dengan kelompok radikal. Hal ini memperkuat dugaan bagi aparat keamanan Jepang untuk mendalami lebih lanjut mengenai siapa penerima kiriman tersebut di Indonesia dan untuk apa penggunaannya.

"KBRI telah memperoleh notifikasi resmi dari Kepolisian Jepang untuk saudara IR. Sementara untuk saudara DN belum ada notifikasi. Masih dimintakan klarifikasi apakah DN menolak dinotifikasi atau ada alasan lain dari Kepolisian Jepang sehingga tidak memberikan notifkasi," jelas Kemlu.

Terkait hal ini, KBRI akan menggunakan akses kekonsuleran guna memberikan pendampingan dan untuk memastikan keduanya mendapatkan hak-hak hukumnya. "KBRI akan terus berkomunikasi dengan Kepolisian Jepang," demikian rilis Kemlu.
(ian)
Berita Terkait
Tokyo Berstatus Keadaan...
Tokyo Berstatus Keadaan Darurat, Dubes Indonesia Ingatkan WNI Patuhi Prokes
Kemlu: Tidak Ada WNI...
Kemlu: Tidak Ada WNI Jadi Korban Gempa Jepang
Kemlu: Tidak Ada Laporan...
Kemlu: Tidak Ada Laporan WNI Jadi Korban Gempa Jepang
Pemulangan WNI Korban...
Pemulangan WNI Korban Pembunuhan di Jepang, Kemlu Tunggu Selesai Autopsi
Korea Utara Tembakkan...
Korea Utara Tembakkan Rudal Melintasi Jepang, WNI Diminta Tetap Tenang
Kasus WNI Tewas di Jepang,...
Kasus WNI Tewas di Jepang, Kemlu Sebut Masih Proses Autopsi
Berita Terkini
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
40 menit yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
1 jam yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
2 jam yang lalu
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
3 jam yang lalu
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
4 jam yang lalu
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
5 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved