Lama Dirahasiakan, Ini Kekuatan Senjata Nuklir Israel

Selasa, 24 November 2015 - 09:51 WIB
Lama Dirahasiakan, Ini...
Lama Dirahasiakan, Ini Kekuatan Senjata Nuklir Israel
A A A
WASHINGTON - Israel selama ini merahasiakan kepemilikan senjata nuklir dan terus mengusik program nuklir Iran. Namun, sebuah think tank yang berbasis di Washington, Amerika Serikat (AS) membeberkan kekuatan senjata nuklir yang dimiliki negara Yahudi itu.

Laporan yang dirlis Institute for Science and International Security di Washington mengungkap bahwa arsenal senjata nuklir Israel mencakup 115 hulu ledak. Menurut laporan penelitian itu, Israel diyakini mengembangkan senjata nuklir sebelum Perang Enam Hari 1967 pecah.

Penelitian yang dilakukan sebagai bagian dari evaluasi yang lebih komprehensif dari persediaan plutonium di seluruh dunia itu memperkirakan bahwa, Israel telah memproduksi sekitar 660 kilogram plutonium di reaktor Dimona sejak operasi dimulai pada tahun 1963. Produksi plutonium sebanyak itu memungkinkan Israel memiliki 115 senjata nuklir pada saat ini.

Dalam laporannya, kelompok peneliti di Washington itu mengakui bahwa kekuatan senjata nuklir Israel sebenarnya tidak diketahui oleh publik. Israel adalah salah satu dari sembilan negara yang memiliki senjata nuklir, tetapi satu-satunya negara yang tidak pernah bersedia mengomentari kepemilikan senjata berbahaya itu.

Penelitian lain dari David Albright—mantan inspektur nuklir PBB— juga telah memperkirakan bahwa Israel memiliki ratusan senjata nuklir. Penelitian itu memperkirakan bahwa sebuah bom nuklir tunggal sejatinya memerlukan tiga sampai lima kilogram plutonium.

”Berdasarkan total produksi plutonium, rata-rata untuk jumlah senjata nuklir adalah sekitar 165 dengan standar deviasi 33 dan berbagai senjata antara sekitar 90-290. Kemungkinan, Israel tidak membangun senjata nuklir ini. Sebuah asumsi wajar adalah bahwa jumlah senjata yang siap adalah 30 persen lebih rendah, atau sekitar 115 senjata nuklir pada akhir 2014,” bunyi laporan Albright, seperti dikutip Sputnik, Selasa (24/11/2015).

Laporan itu juga menyatakan bahwa Israel memiliki rudal jelajah berkemampuan nuklir, meskipun pada tahun 1990 negara itu berjanji kepada Amerika Serikat untuk tidak mendapatkan "bahan” dari luar negeri untuk program senjata nuklirnya.

Israel sendiri tidak memiliki perjanjian dengan Badan Energi Atom Internasional dan telah menjadi hambatan bagi pembentukan sebuah "zona bebas nuklir" di Timur Tengah.
(mas)
Berita Terkait
Apa Hubungan Amerika...
Apa Hubungan Amerika Serikat dengan Israel?
Pendudukan Kembali Gaza...
Pendudukan Kembali Gaza Pascaperang Israel-Hamas Ditolak Amerika Serikat
Langka, Amerika Serikat...
Langka, Amerika Serikat Jatuhkan Sanksi Terhadap Israel
Kenapa Presiden Amerika...
Kenapa Presiden Amerika Serikat Selalu Pro-Israel?
Paul Findley: Amerika...
Paul Findley: Amerika Serikat adalah Dermawan Israel
Amerika Serikat dan...
Amerika Serikat dan Israel Digempur Serangan DDoS
Berita Terkini
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
24 menit yang lalu
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
1 jam yang lalu
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
2 jam yang lalu
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
3 jam yang lalu
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
3 jam yang lalu
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
4 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved