Obama Minta Rusia Fokus Perangi ISIS di Suriah
Rabu, 18 November 2015 - 15:45 WIB
Obama Minta Rusia Fokus Perangi ISIS di Suriah
A
A
A
MANILA - Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama mengatakan, Rusia harus mengubah fokus intervensinya di Suriah. Jika sebelumnya Rusia memfokuskan diri menopang Presiden Suriah, Bashar al-Assad, maka kini Rusia harus memfokuskan diri dalam perang melawan ISIS.
Hal itu diungkapkan Obama beberapa jam setelah Presiden Rusia, Vladimir Putin berjanji akan memburu mereka yang bertanggung jawab atas bom yang meledakkan pesawat Metrojet di Semenanjung Sinai.
"Serangan awal militer mereka ke Suriah mungkin lebih terfokus untuk menopang Assad dan menargetkan kelompok oposisi moderat dibandingkan dengan menargetkan orang-orang yang mengancam kita, Eropa dan Rusia juga," kata Obama di sela-sela pertemuan Kerjasama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) di Manila, Filipina seperti dikutip dari laman Reuters, Rabu (18/11/2015).
"Hal itu bisa dilihat dari bagaimana mereka beroperasi dalam beberapa minggu. Tetapi sekarang, setelah mereka melihat ISIS menyerang salah satu perusahaan penerbangan mereka dalam kecelakaan mengerikan, maka akan terjadi perubahan orientasi," tambah Obama.
"Jika ternyata dia mengubah fokus dan fokus militernya terhadap ancaman utama, dan itu adalah ISIS, maka hal itu adalah sesuatu yang kami sangat ingin melihatnya," tukasnya.
Rusia memulai serangan udaranya di Suriah pada akhir September lalu. Kremlin selalu mengatakan target utama serangannya adalah ISIS, namun kebanyakan serangan udara Rusia menyasar ke wilayah yang dikuasai oleh kelompok penentang Assad.
Hal itu diungkapkan Obama beberapa jam setelah Presiden Rusia, Vladimir Putin berjanji akan memburu mereka yang bertanggung jawab atas bom yang meledakkan pesawat Metrojet di Semenanjung Sinai.
"Serangan awal militer mereka ke Suriah mungkin lebih terfokus untuk menopang Assad dan menargetkan kelompok oposisi moderat dibandingkan dengan menargetkan orang-orang yang mengancam kita, Eropa dan Rusia juga," kata Obama di sela-sela pertemuan Kerjasama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) di Manila, Filipina seperti dikutip dari laman Reuters, Rabu (18/11/2015).
"Hal itu bisa dilihat dari bagaimana mereka beroperasi dalam beberapa minggu. Tetapi sekarang, setelah mereka melihat ISIS menyerang salah satu perusahaan penerbangan mereka dalam kecelakaan mengerikan, maka akan terjadi perubahan orientasi," tambah Obama.
"Jika ternyata dia mengubah fokus dan fokus militernya terhadap ancaman utama, dan itu adalah ISIS, maka hal itu adalah sesuatu yang kami sangat ingin melihatnya," tukasnya.
Rusia memulai serangan udaranya di Suriah pada akhir September lalu. Kremlin selalu mengatakan target utama serangannya adalah ISIS, namun kebanyakan serangan udara Rusia menyasar ke wilayah yang dikuasai oleh kelompok penentang Assad.
(ian)