Putra Eks Staf BIN Ditahan Malaysia, Ini Tindakan Indonesia

Selasa, 10 November 2015 - 13:08 WIB
Putra Eks Staf BIN Ditahan...
Putra Eks Staf BIN Ditahan Malaysia, Ini Tindakan Indonesia
A A A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memberikan bantuan pendampingan hukum kepada Hadi Yahya, warga Indonesia yang ditahan di Malaysia atas tuduhan terlibat aksi terorisme. Hadi merupakan putra mantan staf Badan Intelijen Negara (BIN), Habib Sayid Yahya Assegaf.

Pemberian bantuan hukum untuk Hadi itu disampaikan Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi. ”Setiap ada isu seperti itu, kita selalu menugaskan KBRI untuk melakukan pendampingan, dan sama seperti yang setiap kali saya tegaskan, terlepas kasusnya setidaknya hak-hak hukum dari WNI tersebut tidak terabaikan,” katanya, pada Selasa (10/11/2015).

Orangtua Hadi dikenal sebagai seorang pengusaha minyak di Yaman. Dia menetap sementara di Malaysia untuk keperluan perjalanan bisnis ke Yaman. Namun, Hadi dilaporkan warga setempat ke pihak kepolisian atas tuduhan terlibat aksi terorisme.

Hadi kemudian ditahan Pemerintah Malaysia dengan tuduhan memiliki buku yang berhubungan dengan teroris. Ayah Hadi, Habib Sayid Yahya Assegaf merupakan mantan staf khususBIN untuk Timur Tengah di era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menduga ada motiflaindi balik penahanan putranya itu.

Hadi dituduh bergabung denganjaringanterorisme Al-Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP). Hingga saat ini Hadi masih mendekan di tahanan Kepolisian Malaysia, namun secepatnya kasus ini akan diurus olehBNPT.
(mas)
Berita Terkait
8 Budaya Indonesia Pernah...
8 Budaya Indonesia Pernah Diklaim Malaysia, dari Batik hingga Wayang Kulit
6 Budaya Indonesia yang...
6 Budaya Indonesia yang Pernah Diklaim Malaysia, dari Batik, Rendang hingga Reog Ponorogo
Polri Cek Akun Penghina...
Polri Cek Akun Penghina Raja Malaysia
Mengapa Lagu Indonesia...
Mengapa Lagu Indonesia Sangat Populer di Malaysia, namun Tidak Berlaku Sebaliknya?
Malaysia Larang Masuk...
Malaysia Larang Masuk WNI Pemegang Visa Jangka Panjang
WNI Pemegang Visa Jangka...
WNI Pemegang Visa Jangka Panjang Dilarang Masuk, Kemlu Panggil Dubes Malaysia
Berita Terkini
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
28 menit yang lalu
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
1 jam yang lalu
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
2 jam yang lalu
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
3 jam yang lalu
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
4 jam yang lalu
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
5 jam yang lalu
Infografis
Negara-negara Ini Melakukan...
Negara-negara Ini Melakukan PHK Massal PNS, Indonesia Menyusul?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved