Membongkar Berita Palsu Pangeran Saudi Dukung Israel Lawan Palestina

Jum'at, 30 Oktober 2015 - 15:16 WIB
Membongkar Berita Palsu...
Membongkar Berita Palsu Pangeran Saudi Dukung Israel Lawan Palestina
A A A
KUWAIT CITY - Berita perihal pengusaha dan pangeran Arab Saudi yang terkenal “flamboyan” Alwalid bin Talal yang disebut mendukung Israel melawan Palestina telah membuat heboh publik Timur Tengah. Namun, penelusuran Sindonews, Jumat (30/10/2015), mengungkap bahwa berita itu palsu.

Berita heboh itu awalnya muncul dari situs awdnews.com (AWD). Situs itu mengklaim mengutip koran Kuwait berbahasa Arab, Al Qabas. Kutipan itu berbunyi; ”Saya akan berpihak pada bangsa Yahudi dan aspirasi demokratis dalam kasus pecahnya Intifada (pemberontakan) Palestina dan saya akan mengerahkan semua pengaruh saya untuk memecahkan setiap inisiatif Arab yang diatur untuk mengutuk Tel Aviv, karena saya anggap entitas Arab-Israel dan persahabatan masa depan diperlukan untuk menghambat ekspansi berbahaya dari Iran.”

Anehnya, saat mencari koran Al Qabas, tidak ada wawancara atau kutipan seperti itu yang ditemukan. Namun, berita palsu itu terlanjur menyebar di sejumlah media yang seolah-olah ikut mengutip laporan Al-Qabas yang memang tidak ada.

Dalam pemberitaan heboh itu, situs AWDmengklaim bahwa Pangeran Alwalid juga mengatakan kepada kantor berita Kuwait,KUNA. ”Arab Saudi dan Israel harus meningkatkan hubungan mereka dan membentuk sebuah front bersatu untuk menghalangi agenda ambisius Teheran,” tulis AWD, yang mengklaim mengutip dari KUNA.

Lagi-lagi, ketika membuka situs resmi KUNA yang berbahasa Inggris, kutipan seperti itu tidak ditemukan. Jamal Khashoggi, seorang kolumnis Saudi dan General Manager AlArab TV, televisi berbasis satelit milik Alwalid mengatakan kepada Middle East Eye, bahwa kutipan yang dikaitkan dengan Pangeran Alwalin bin Talal semuanya karangan.

”Sebuah pernyataan sedang dipersiapkan pada subjek,” katanya, kemarin. ”Ada mekanisme kebohongan aktif dan rumor (di Arab Saudi)."

Pangeran Alwalid sendiri telah menyangkal mengeluarkan pernyataan kontoversial itu. Pangeran Saudi itu bukan pertama kali jadi bulan-bulanan pemberitaan palsu. Pada bulan Juli lalu, dia beritakan akan mengunjungi Israel, namun dia dengan cepat menyangkal berita itu.

”Menanggapi berita tentang kunjungan ke Israel. Saya belum dan tidak akan mengunjungi Yerusalem atau berdoa di dalamnya sampai ada pembebasan dari musuh Zionis Dan saya (nanti) membawa paspor Palestina,” katanya melalui Twitter.
(mas)
Berita Terkait
Arab Saudi Kutuk Keras...
Arab Saudi Kutuk Keras Agresi Israel di Wilayah Palestina
Arab Saudi Kecam Keputusan...
Arab Saudi Kecam Keputusan Israel Bangun 800 Unit Permukiman Baru
Israel Intensifkan Pencaplokan...
Israel Intensifkan Pencaplokan Tepi Barat, Arab Saudi Marah Besar!
Apakah Arab Saudi Membantu...
Apakah Arab Saudi Membantu Palestina? Berikut Penjelasannya
Pangeran Arab Saudi:...
Pangeran Arab Saudi: Kerajaan Akan Akui Negara Israel Jika....
Presiden Israel Sebut...
Presiden Israel Sebut Normalisasi dengan Arab Saudi Jadi Kunci untuk Akhiri Perang
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
4 jam yang lalu
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
6 jam yang lalu
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
6 jam yang lalu
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
8 jam yang lalu
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
8 jam yang lalu
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
9 jam yang lalu
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved