Bantah Hancurkan RS, Koalisi Arab Tantang Gelar Investigasi
Rabu, 28 Oktober 2015 - 15:22 WIB
Bantah Hancurkan RS, Koalisi Arab Tantang Gelar Investigasi
A
A
A
DUBAI - Koalisi Arab yang dipimpin oleh Arab Saudi menyangkal jika serangannya telah menghancurkan sebuah rumah sakit milik kelompok bantuan medis Medecins Sans Frontieres (MSF) di Yaman. Koalisi Arab pun menantang untuk dilakukan investigasi guna membuktikan tudingan tersebut.
Juru bicara koalisi Arab, Brigadir Jenderal Ahmed Asseri dalam pesan elektroniknya mengatakan, jet-jet koalisi Arab tengah beraksi di Saad. Saat ditanya apakah serangan mereka menghantam sebuah rumah sakit, dia menjawab: "Tidak sama sekali".
Ia juga menegaskan, bahwa hanya investigasi yang akan menunjukkan penyebab ledakan yang menghancurkan rumah sakit tersebut, seperti dikutip dari laman Reuters, Rabu (28/10/2015).
Sebelumnya Direktur MSF, Hassan Boucenine mengatakan, rumah sakit milik kelompoknya hancur oleh serangan rudal. Serangan itu terjadi pada Senin malam di Provinsi Saada utara Yaman, wilayah yang dikontrol oleh pasukan Houthi. MSF mengatakan bahwa rumah sakit itu hancur terkena rudal jet koalisi.
"Rumah sakit kami di distrik Heedan Saada dihantam rudal beberapa kali. Untungnya, serangan pertama menghantam ruang operasi yang kosong. Para staf kemudian sibuk menolong orang-orang di ruang gawat darurat. Mereka hanya punya waktu sedikit untuk kabur setelah rudal lainnya menghantam bangsal bersalin," kata Boucenine.
"Ini bisa jadi sebuah kesalahan, tetapi pada kenyataannya hal ini adalah kejahatan perang. Tidak ada alasan untuk menargetkan rumah sakit. Kami telah menyerahkan semua koordinat rumah sakit kami dalam GPS kepada pasukan koalisi dua minggu yang lalu," katanya sembari mengatakan sedikitnya dua staf terluka akibat terkena puing-puing yang hancur berantakan. (Baca juga: MSF: Serangan Udara Saudi Cs Hantam RS Yaman)
Juru bicara koalisi Arab, Brigadir Jenderal Ahmed Asseri dalam pesan elektroniknya mengatakan, jet-jet koalisi Arab tengah beraksi di Saad. Saat ditanya apakah serangan mereka menghantam sebuah rumah sakit, dia menjawab: "Tidak sama sekali".
Ia juga menegaskan, bahwa hanya investigasi yang akan menunjukkan penyebab ledakan yang menghancurkan rumah sakit tersebut, seperti dikutip dari laman Reuters, Rabu (28/10/2015).
Sebelumnya Direktur MSF, Hassan Boucenine mengatakan, rumah sakit milik kelompoknya hancur oleh serangan rudal. Serangan itu terjadi pada Senin malam di Provinsi Saada utara Yaman, wilayah yang dikontrol oleh pasukan Houthi. MSF mengatakan bahwa rumah sakit itu hancur terkena rudal jet koalisi.
"Rumah sakit kami di distrik Heedan Saada dihantam rudal beberapa kali. Untungnya, serangan pertama menghantam ruang operasi yang kosong. Para staf kemudian sibuk menolong orang-orang di ruang gawat darurat. Mereka hanya punya waktu sedikit untuk kabur setelah rudal lainnya menghantam bangsal bersalin," kata Boucenine.
"Ini bisa jadi sebuah kesalahan, tetapi pada kenyataannya hal ini adalah kejahatan perang. Tidak ada alasan untuk menargetkan rumah sakit. Kami telah menyerahkan semua koordinat rumah sakit kami dalam GPS kepada pasukan koalisi dua minggu yang lalu," katanya sembari mengatakan sedikitnya dua staf terluka akibat terkena puing-puing yang hancur berantakan. (Baca juga: MSF: Serangan Udara Saudi Cs Hantam RS Yaman)
(ian)