7 Poin yang Dibahas Obama dan Jokowi di Gedung Putih

Selasa, 27 Oktober 2015 - 11:21 WIB
7 Poin yang Dibahas...
7 Poin yang Dibahas Obama dan Jokowi di Gedung Putih
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) melakukan pembicaraan khusus dengan Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) di Gedung Putih, Senin (26/10/2015) waktu AS. Ada tujuh hal penting yang dibahas kedua pemimpin itu, mulai dari kerjasama maritim, pertahanan hingga energi.

Sindonews pada Selasa (27/10/2015) merangkum isi pembahasan Obama dan Jokowi yang diterbitkan situs resmi Pemerintah AS, whitehouse.gov. Tujuh poin yang dibahas kedua pemimpin itu antara lain;

1. Penguatan Jangka Panjang Kemitraan

Menurut Gedung Putih, dalam rangka untuk memenuhi tantangan yang berkembang dan memanfaatkan peluang yang muncul, kedua presiden menyadari kebutuhan untuk meningkatkan Kemitraan Komprehensif AS-Indonesia dan terus memperdalam hubungan berdasarkan saling menguntungkan dan menghormati kedaulatan masing-masing dan integritas teritorial.

“Amerika Serikat dan Indonesia, sebagai dua negara demokrasi terbesar di dunia, berbagi tanggung jawab dan minat patuh untuk mengatasi tantangan strategis di panggung internasional, bersama-sama sebagai mitra,” bunyi pernyataan Gedung Putih.

Kedua Presiden berkomitmen untuk menempa Kemitraan Strategis antara kedua negara, untuk memperluas kerjasama kepentingan strategis bersama. Mereka selanjutnya menyepakati ‘Ministerial Strategic Dialogue’ yang dipimpin oleh Sekretaris Negara dan Menteri Luar Negeri dan dilengkapi dengan pertukaran tingkat menteri lainnya, untuk membahas dan berkolaborasi pada upaya strategis untuk memajukan perdamaian internasional dan kemakmuran serta prioritas bilateral.

2. Kerjasama Maritim

Kedua presiden menyoroti pentingnya wilayah maritim untuk negara masing-masing, daerah, dan dunia sekitarnya. Kedua presiden berjanji untuk memperdalam kerjasama mereka pada kelautan, seperti yang dijelaskan dalam ”Nota Kesepahaman tentang Kerjasama Maritim" baru yang meluas ke berbagai bidang, termasuk; keamanan maritim, ekonomi maritim, sumber daya kelautan dan konservasi perikanan dan manajemen, keamanan maritim dan navigasi, ilmu dan teknologi kelautan dan area lain dari kerjasama yang diidentifikasi oleh kedua negara.

“Kedua Presiden juga menegaskan kebutuhan mendesak untuk memerangi, mencegah, menangkal dan menghilangkan ilegal fishing, yang tidak diatur dan tidak dilaporkan (IUU). Mereka berkomitmen untuk bersama-sama mengidentifikasi tindakan untuk memperkuat kerja sama bilateral dan membangun kapasitas untuk memerangi ilegal fishing,” lanjut pernyataan Gedung Putih.

3. Kerjasama Pertahanan

Gedung Putih menyatakan, bahwa kedua Presiden menegaskan komitmen mereka untuk lebih memperkuat kerja sama pertahanan bilateral dan menyambut tumbuhnya kerjasama militer bilateral, yang sekarang sudah lebih dari 200 kegiatan per tahun.

“Presiden menyambut Pernyataan Bersama mengenai Kerjasama Pertahanan 26 Oktober, 2015, antara Kementerian Pertahanan Indonesia dan Departemen Pertahanan AS. Kedua Presiden menegaskan komitmen mereka untuk memperdalam kerjasama di bidang-bidang seperti: kerjasama maritim, penjagaan perdamaian, bantuan kemanusiaan dan bantuan bencana, pertahanan penelitian bersama dan pengembangan, melawan ancaman transnasional, dan profesionalisasi militer,” imbuh pernyataan Gedung Putih.

4. Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Dalam pembahasan ini, kedua Presiden mengakui pentingnya kerangka kebijakan ekonomi yang terbuka dan transparan, salah satunya yang mendorong investasi asing dan mempromosikan kompetisi yang adil dan perlindungan hak kekayaan intelektual.

“Amerika Serikat dan Indonesia tetap berkomitmen untuk ratifikasi Perjanjian Fasilitasi Perdagangan WTO dan pelaksanaan komitmen APEC 2011,” kata pihak Gedung Putih.

5.Kerjasama Energi

Soal kerjasama ini, Jokowi dan Obama membahas proyek ambisius pembangkit listrik selama lima tahun ke depan dengan cara yang bersih dan berkelanjutan.


6. Kerjasama Global dan Isu Regional

Pihak Gedung Putih menyatakan, Obama menyambut visi maritim Pemerintah Indonesia untuk menjadi titik tumpu global maritim, serta kepemimpinan Indonesia dalam forum-forum regional dan global.

Perubahan iklim juga jadi prioritas kerjasama antara kedua negara. Salah satunya kesepakatan membatasi emisi gas dan meningkatkan ketahanan iklim. “Mereka juga menekankan komitmen dalam Konferensi Iklim Paris pada bulan Desember 2015,” imbuh pihak Gedung Putih.

7. People to People Contact

Menurut Gedung Putih, AS dan Indonesia, merupakan dua negara demokrasi yang beragam, yang berkomitmen untuk membina masyarakat sipil yang kuat dan melindungi kelompok minoritas. Obama dan Jokowi juga berkomitmen untuk memperluas dan memperdalam hubungan kedua negara melalui promosi pertukaran pendidikan dan pariwisata.

“Presiden Obama menyambut kebijakan Indonesia untuk memperpanjang pengaturan bebas visa untuk warga negara AS pada kunjungan jangka pendek. Amerika Serikat dan Indonesia akan mempertimbangkan cara-cara untuk memperpanjang validitas visa non-imigran yang dikeluarkan untuk Indonesia yang bepergian ke AS untuk wisata dan bisnis.”
(mas)
Berita Terkait
Jelang KTT G20, Indonesia...
Jelang KTT G20, Indonesia dan Amerika Serikat Gelar Pertemuan Bilateral
Serahkan Surat Kepercayaan...
Serahkan Surat Kepercayaan pada Jokowi, Dubes AS Ingin Perkuat Hubungan dengan RI
Lewat Telepon, Menlu...
Lewat Telepon, Menlu AS dan Indonesia Bahas Masalah Laut China Selatan
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
RI-AS Teken Kerangka...
RI-AS Teken Kerangka Kerjasama Memajukan Tujuan Utama Pembangunan
Berita Terkini
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
40 menit yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
1 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
2 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
3 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
4 jam yang lalu
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
5 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved