RI-AS Teken Kerangka Kerjasama Memajukan Tujuan Utama Pembangunan

Jum'at, 24 Juli 2020 - 16:57 WIB
loading...
RI-AS Teken Kerangka...
USAID akan bekerja sama dengan pemerintah Indonesia dan mitra non pemerintah untuk meningkatkan kehidupan dan kesejahteraan rakyat Indonesia, mengentaskan kemiskinan ekstrem, dan memperkuat kemandirian Indonesia. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Amerika Serikat (AS) melalui Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) dan Pemerintah Indonesia, yang diwakili oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), menyepakati Kerangka Kerja Sama Pembangunan Bilateral (BDCF). Kerjasama ini senilai hingga USD 650 juta untuk jangka lima tahun.

Melalui BDCF, USAID akan bekerja sama dengan pemerintah Indonesia dan mitra non pemerintah untuk meningkatkan kehidupan dan kesejahteraan rakyat Indonesia, mengentaskan kemiskinan ekstrem, dan memperkuat kemandirian Indonesia.

( Baca juga: Diplomat AS Terbang ke China di Tengah Ketegangan Kedua Negara )

“USAID terus bekerja bersama para mitra kami di Indonesia untuk mewujudkan tujuan utama pembangunannya," kata Direktur USAID Indonesia, Ryan Washburn, dalam siaran pers yang diterima Sindonews pada Jumat (24/7/2020).

"Untuk mencapai kemakmuran dan keamanan bersama, kerangka kerja sama pembangunan yang ditandatangani hari ini akan digunakan untuk melaksanakan kegiatan bersama di berbagai sektor termasuk kesehatan masyarakat dan penanganan berkelanjutan dalam mengatasi pandemi global Covid-19,” sambungnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Korban Tewas Gempa M7,8...
Korban Tewas Gempa M7,8 di Filipina Bertambah Menjadi 41 Orang
Trump Tuduh Iran Mengulur...
Trump Tuduh Iran Mengulur Waktu Kesepakatan Damai: Mereka Harus Bayar Mahal!
Rekomendasi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
LM FEB UI Tekankan Pentingnya...
LM FEB UI Tekankan Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved