ISIS Klaim Bertanggung Jawab Atas Bom Bangladesh
Sabtu, 24 Oktober 2015 - 20:16 WIB
ISIS Klaim Bertanggung Jawab Atas Bom Bangladesh
A
A
A
DHAKA - Kelompok ekstrimis ISIS mengaku sebagai pihak yang bertanggung jawab atas ledakan bom yang terjadi saat kelompok Syiah Pakistan merayakan hari Ashura di ibukota Bangladesh, Dhaka. Peristiwa ini melukai 100 orang lebih dan menewaskan seorang anak.
"Tentara khalifah Bangladesh berhasil meledakkan bom di sebuah kuil kelompok musyrik di kota Dhaka selama perayaan ritual pagan mereka," bunyi pernyataan kelompok ISIS tersebut seperti dimuat oleh situs intelijen, SITE Intelligence, yang disitir oleh New York Times, Sabtu (24/10/2015).
Sebelumnya, tiga dari lima buah bom yang dilemparkan oleh orang yang tak dikenal meledak, saat 25.000 kaum Syiah berkumpul di Husenin Dalan untuk memperingati hari Ashura. Husenin Dalan adalah situs yang dianggap penting oleh kaum Syiah Pakistan yang berdiri sejak abad ke-17.
Sudah tiga kali ISIS mengaku sebagai pihak yang bertanggung jawab atas sejumlah aksi kekerasan dan pembunuhan yang terjadi di Bangladesh. Pada bulan lalu, kelompok ini juga mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan dua orang asing yaitu warga negara Italia dan seorang warga Jepang. (Baca juga: ISIS Klaim Tembak Mati Warga Italia di Bangladesh)
"Tentara khalifah Bangladesh berhasil meledakkan bom di sebuah kuil kelompok musyrik di kota Dhaka selama perayaan ritual pagan mereka," bunyi pernyataan kelompok ISIS tersebut seperti dimuat oleh situs intelijen, SITE Intelligence, yang disitir oleh New York Times, Sabtu (24/10/2015).
Sebelumnya, tiga dari lima buah bom yang dilemparkan oleh orang yang tak dikenal meledak, saat 25.000 kaum Syiah berkumpul di Husenin Dalan untuk memperingati hari Ashura. Husenin Dalan adalah situs yang dianggap penting oleh kaum Syiah Pakistan yang berdiri sejak abad ke-17.
Sudah tiga kali ISIS mengaku sebagai pihak yang bertanggung jawab atas sejumlah aksi kekerasan dan pembunuhan yang terjadi di Bangladesh. Pada bulan lalu, kelompok ini juga mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan dua orang asing yaitu warga negara Italia dan seorang warga Jepang. (Baca juga: ISIS Klaim Tembak Mati Warga Italia di Bangladesh)
(ian)