Dituduh Penyihir, 4 Wanita di Papua Nugini Ditelanjangi dan Disiksa

Jum'at, 23 Oktober 2015 - 19:25 WIB
Dituduh Penyihir, 4...
Dituduh Penyihir, 4 Wanita di Papua Nugini Ditelanjangi dan Disiksa
A A A
ENGA - Sebuah video yang di-posting online menunjukkan empat wanita di Papua Nugini ditelanjangi, diikat, disiksa dan hendak dibakar setelah dituduh sebagai penyihir.

Video penyiksaan itu diunggah ke YouTube oleh Komisi Sosial Konferensi Wali Gereja Papua Nugini. ”Menurut keyakinan bahwa (para perempuan) yang dicurigai sebagai penyihir ini telah menghilangkan dan memakan dimakan hati seorang pria, menyebabkan dia menjadi sakit parah atau meninggal,” bunyi penjelasan di bawah gambar video penyiksaan itu.


Sindonews.com tidak menunjukkan video klip karena tidak etis. Insiden ini dilaporkan terjadi di sebuah desa di Provinsi Enga. Demikian laporan Guardian Australia, mengutip dua sumber di Papua Nugini, Jumat (23/10/2015).

Dalam video tersebut, interogator yang diduga kerabat dari pria yang meninggal, yang jasadnya terlihat berbaring di dekatnya, meminta para wanita yang disiksa menunjukkan di mana mereka menaruh hati pria itu.

”Di mana Anda meletakkannya? Membakarnya dengan kawat,” teriak para penyerang sembari menunjuk benda yang menyerupai pedang atau golok ke tubuh para perempuan dan menusuk mereka. ”Jangan hanya memukulnya! Bakar dia,” teriak penyerang lainnya.

”Tidak ada cara nyata bagi mereka untuk bisa membuktikan diri mereka tidak bersalah,” kata seorang sumber di Papua Nugini yang selama ini aktif dalam penyelamatan korban kekerasan terkait ilmu sihir kepada Guardian Australia.

Meskipun para wanita itu menjawab bahwa mereka bukan penyihir dan mereka tidak membunuh pria tersebut, penyiksaan yang mengerikan terus dilakukan dan para korban hanya bisa menjerit kesakitan.

”Saya tidak memakannya! Mengapa Anda melakukan ini pada saya? Saya berada di rumah memasak makanan. Saya tidak melakukannya,” kata salah satu wanita yang disiksa sembari menangis.

Salah satu dari empat wanita dilaporkan tewas akibat penyiksaan itu. Namun, laporan itu belum bisa diverifikasi secara independen.
(mas)
Berita Terkait
Terobos Perbatasan Laut,...
Terobos Perbatasan Laut, 8 ABK Indonesia Ditangkap Otoritas Papua Nugini
Benda Langit yang Jatuh...
Benda Langit yang Jatuh ke Papua Nugini Diduga Kuat Milik Alien
Papua Nugini Diguncang...
Papua Nugini Diguncang Gempa 7,0 SR, Tidak Berpotensi Tsunami
Peneliti Australia Temukan...
Peneliti Australia Temukan Fosil Kanguru Bergigi Unik di Papua
Kaya Emas, Pulau Ini...
Kaya Emas, Pulau Ini Berpotensi Diambil Alih oleh Trump
Gempa Magnuitudo 7,6...
Gempa Magnuitudo 7,6 Guncang Papua Nugini
Berita Terkini
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
17 menit yang lalu
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
57 menit yang lalu
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
1 jam yang lalu
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
2 jam yang lalu
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
2 jam yang lalu
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
3 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved