AS Jatuhkan Sanksi pada Tokoh Senior Taliban
Rabu, 21 Oktober 2015 - 11:24 WIB
AS Jatuhkan Sanksi pada Tokoh Senior Taliban
A
A
A
WASHINGTON - Amerika Serikat menjatuhkan sanksi kepada pemimpin Taliban yang telah bertindak sebagai penyokong dana kelompok tersebut. Sanksi itu dijatuhkan dengan alasan turut membantu serangan militer di Afghanistan, mengotorisasi pembunuhan pemimpin pemerintahan Afghanistan, dan menggalang dana jutaan dolar untuk Taliban.
Torek Agha telah ditetapkan oleh Departemen Keuangan AS sebagai Specially Designated Global Terorist. Status ini memungkinkan pemerintah AS untuk membekukan properti atau kepentingannya terhadap properti di bawah yurisdiksi AS. Penetapan ini juga melarang warga AS untuk melakukan transaksi dengan yang bersangkutan.
"Torek Agha, anggota lama Taliban, telah menjadi pusat ujung tombak serangan militer yang brutal dan berhasil mendapatkan dana jutaan dolar untuk mendukung tindakan terorisme yang kejam yang dilakukan oleh Taliban," kata Sekretaris untuk Terorisme dan Intelijen Keuangan Depkeu AS, Adam Szubin seperti dikutip dari laman Reuters, Rabu (21/10/2015).
Menurut Depkeu AS, Agha adalah pemimpin panel yang mengawasi kegiatan Taliban di Afghanistan selatan dan barat. Dia adalah komandan kunci dan anggota dari dewan militer Taliban dan kelompok lain yang bertanggung jawab untuk perencanaan dan operasi logistik strategis.
Agha berhasil mengumpulkan dana jutaan dolar dan membawanya dari Teluk ke Taliban. Ia berhasil mendapatkan dana USD 4 juta dari negara donor di Teluk pada tahun 2012 dan USD 2 juta pada tahun 2009.
"Dia adalah salah satu dari empat komandan senior Taliban yang pada awal 2012 menggunakan sebuah bubuk kimia tak dikenal untuk membunuh para pejabat senior pemerintah Afghanistan," bunyi pernyataan Depkeu AS.
Torek Agha telah ditetapkan oleh Departemen Keuangan AS sebagai Specially Designated Global Terorist. Status ini memungkinkan pemerintah AS untuk membekukan properti atau kepentingannya terhadap properti di bawah yurisdiksi AS. Penetapan ini juga melarang warga AS untuk melakukan transaksi dengan yang bersangkutan.
"Torek Agha, anggota lama Taliban, telah menjadi pusat ujung tombak serangan militer yang brutal dan berhasil mendapatkan dana jutaan dolar untuk mendukung tindakan terorisme yang kejam yang dilakukan oleh Taliban," kata Sekretaris untuk Terorisme dan Intelijen Keuangan Depkeu AS, Adam Szubin seperti dikutip dari laman Reuters, Rabu (21/10/2015).
Menurut Depkeu AS, Agha adalah pemimpin panel yang mengawasi kegiatan Taliban di Afghanistan selatan dan barat. Dia adalah komandan kunci dan anggota dari dewan militer Taliban dan kelompok lain yang bertanggung jawab untuk perencanaan dan operasi logistik strategis.
Agha berhasil mengumpulkan dana jutaan dolar dan membawanya dari Teluk ke Taliban. Ia berhasil mendapatkan dana USD 4 juta dari negara donor di Teluk pada tahun 2012 dan USD 2 juta pada tahun 2009.
"Dia adalah salah satu dari empat komandan senior Taliban yang pada awal 2012 menggunakan sebuah bubuk kimia tak dikenal untuk membunuh para pejabat senior pemerintah Afghanistan," bunyi pernyataan Depkeu AS.
(ian)