Menteri Malaysia Sebut Kebakaran Hutan RI Tak Dapat Dipadamkan
Selasa, 20 Oktober 2015 - 11:08 WIB
Menteri Malaysia Sebut Kebakaran Hutan RI Tak Dapat Dipadamkan
A
A
A
KUALA LUMPUR - Menteri Lingkungan dan Sumber Daya Alam Malaysia, Wan Junaidi Tuanku Jaafar menyebut kebakaran hutan di Indonesia tidak dapat dipadamkan setidaknya sampai turun hujan. Menurutnya, upaya internasional untuk memadamkan kabakaran hutan di Indonesia akan gagal.
”Kecuali ada hujan, tidak ada cara intervensi manusia yang dapat memadamkan api,” katanya di sela-sela sidang parlemen Malaysia. Dia memperingatkan bahwa kebakaran hutan Indonesia pada tahun ini telah menyebar luas.
Dirjen Penegakan Hukum Departemen Kehutanan Indonesia, Rasio Rido Sani, mengatakan departemen telah mencabut izin PT Mega Alam Sentosa dan PT Dyera Hutan Lestari. Dua perusahaan itu dituding terlibat dalam kebakaran hutan di Indonesia tahun ini. Namun, kedua perusahaan tidak memberikan komentar.
Pada awal bulan ini, Indonesia setuju untuk menerima bantuan internasional, termasuk enam pesawat dari Singapura, Malaysia dan Australia. Kebakaran hutan yang memicu kabut asap itu telah membuat marah tetangga Indonesiam Malaysia dan Singapura.
Menurut Jaafar, Malaysia sekali lagi terpaksa menutup sekolah di beberapa daerah pada hari Senin kemarin karena terkena dampak kabut asap. Dia memprediksi dampak itu akan berlanjut hingga sebulan lagi.
”Kami berharap hujan akan datang pada pertengahan November. Ini akan mampu memadamkan api,” katanya, seperti dikutip ABC, Selasa (20/10/2015).
”Kecuali ada hujan, tidak ada cara intervensi manusia yang dapat memadamkan api,” katanya di sela-sela sidang parlemen Malaysia. Dia memperingatkan bahwa kebakaran hutan Indonesia pada tahun ini telah menyebar luas.
Dirjen Penegakan Hukum Departemen Kehutanan Indonesia, Rasio Rido Sani, mengatakan departemen telah mencabut izin PT Mega Alam Sentosa dan PT Dyera Hutan Lestari. Dua perusahaan itu dituding terlibat dalam kebakaran hutan di Indonesia tahun ini. Namun, kedua perusahaan tidak memberikan komentar.
Pada awal bulan ini, Indonesia setuju untuk menerima bantuan internasional, termasuk enam pesawat dari Singapura, Malaysia dan Australia. Kebakaran hutan yang memicu kabut asap itu telah membuat marah tetangga Indonesiam Malaysia dan Singapura.
Menurut Jaafar, Malaysia sekali lagi terpaksa menutup sekolah di beberapa daerah pada hari Senin kemarin karena terkena dampak kabut asap. Dia memprediksi dampak itu akan berlanjut hingga sebulan lagi.
”Kami berharap hujan akan datang pada pertengahan November. Ini akan mampu memadamkan api,” katanya, seperti dikutip ABC, Selasa (20/10/2015).
(mas)