Saudi dan Turki: Agresi Rusia Dukung Rezim Suriah Kesalahan Besar!

Jum'at, 16 Oktober 2015 - 08:37 WIB
Saudi dan Turki: Agresi...
Saudi dan Turki: Agresi Rusia Dukung Rezim Suriah Kesalahan Besar!
A A A
ANKARA - Arab Saudi dan Turki kompak menyampaikan peringatan keras terhadap Rusia yang terus meluncurkan agresi militer di Suriah untuk mendukung rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad. Saudi memperingatkan Rusia bahwa agresi Kremlin di Suriah sebagai kesalahan besar.

Kedua negara dengan mayoritas penduduk Muslim Sunni itu telah mendukung pemberontak atau oposisi moderat di Suriah. Keduanya sudah marah dengan rentetan pemboman Rusia untuk menopang rezim Presiden Assad.

Kemarahan Turki muncul awal bulan ini ketika pesawat jet tempur Rusia yang beroperasi di Suriah sudah dua kali melanggar wilayah udara dari anggota NATO tersebut. ”Rusia adalah membuat kesalahan besar!,” kata Menteri Luar Negeri Turki, Feridun Sinirlioglu, kepada wartawan setelah pembicaraan di Ankara dengan rekannya Menlu Saudi, Adel al-Jubeir.

”Apa yang dilakukannya tidak akan membawa arti atau manfaat, selain menunda proses transisi untuk membantu Suriah keluar dari kekacauan,” lanjut Sinirlioglu. ”Kami akan terus dengan peringatan kami.”

Turki menolak klaim Rusia bahwa serangan militernya menargetkan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), melainkan menyerang pemberontak anti-Assad.

”Arab Saudi dan Turki sepakat untuk mendukung oposisi di Suriah. Yang penting adalah solusi politik,” imbuh Menlu Saudi, Adel al-Jubeir, seperti dikutip AFP, Jumat (16/10/2015). ”Kami sepakat bahwa tidak akan ada peran bagi Bashar al-Assad,” imbuh Jubeir.

Menlu Saudi itu menegaskan bahwa penyelesaian krisis Suriah harus sesuai perjanjian Jenewa 2012, yang merekomendasikan transisi politik di Suriah. ”Kami (di Ankara) membahas intervensi kekuatan asing, terutama intervensi Rusia yang merupakan isu yang sangat penting,” kata Jubeir.
(mas)
Berita Terkait
10 Negara Asal Serdadu...
10 Negara Asal Serdadu ISIS Terbanyak, Rusia Capai 5.000 Orang
Saudi Akan Bangun 3.000...
Saudi Akan Bangun 3.000 Rumah Sementara untuk Korban Gempa Turki-Suriah
Saudi Bangun Koridor...
Saudi Bangun Koridor Udara untuk Salurkan Bantuan ke Korban Gempa Turki-Suriah
Sekutu AS Tuduh Turki...
Sekutu AS Tuduh Turki Beri Zona Aman untuk ISIS
Teroris ISIS Neil Christopher...
Teroris ISIS Neil Christopher Prakash Dipulangkan ke Australia
Erdogan: Intelijen Turki...
Erdogan: Intelijen Turki Habisi Pemimpin Teroris ISIS di Suriah
Berita Terkini
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
1 jam yang lalu
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
1 jam yang lalu
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
3 jam yang lalu
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
4 jam yang lalu
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
5 jam yang lalu
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
6 jam yang lalu
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved