Indonesia Kecewa Laporan MH17 Tidak Komprehensif

Kamis, 15 Oktober 2015 - 16:50 WIB
Indonesia Kecewa Laporan...
Indonesia Kecewa Laporan MH17 Tidak Komprehensif
A A A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Luar Negeri turut angkat bicara mengenai hasil investigasi Badan Keamanan Belanda soal tragedi MH17. Indonesia mengaku kurang puas dengan hasil investigasi yang berlangsung sejak 15 bulan lalu tersebut.

"Kita dapat hasil dari Badan Keamanan Belanda. Merupakan salah satu hasil yang bisa kita gunakan ke depan untuk ketahui lebih jelas apa yang terjadi. Jika ada tindakan kriminal, kita bisa bawa orang yang bertanggung jawab ke hadapan hukum," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia Arrmanantha Nassir.

Arrmanantha, yang berbicara saat menggelar briefing mingguan pada Kamis (15/10), mengatakan laporan yang dirilis Badan Keamanan Belanda belum komprehensif. Indonesia, lanjut diplomat yang disapa Tata itu membutuhkan sebuah laporan yang indepden dan transparan.

"Kita mau proses transparan jadi adil untuk keluarga. Fokus kita untuk terus cari keadilan. Ada join investigaton team itu kita support. Kita mau tahu apa yang sebenarnya terjadi. Hasil yang dikasih belum proses komprehensif. Transparan, komprehensif, dan independen, itu tiga poin yang kita inginkan," sambungnya.

Badan Keamanan Belanda dua hari lalu merilis hasil laporan penyelidikan terhadap pesawat nahas tersebut. Dalam laporannya, Badan Keamanan Balanda menyatakan bahwa pesawat tersebut jatuh karena dihantam oleh rudal BUK buatan Rusia. Namun, mereka tidak menyebutkan siapa yang menembakan rudal tersebut mengingat pesawat itu jatuh di wilayah Ukraina timur yang tengah di landa konflik.
(ian)
Berita Terkait
8 Budaya Indonesia Pernah...
8 Budaya Indonesia Pernah Diklaim Malaysia, dari Batik hingga Wayang Kulit
6 Budaya Indonesia yang...
6 Budaya Indonesia yang Pernah Diklaim Malaysia, dari Batik, Rendang hingga Reog Ponorogo
Polri Cek Akun Penghina...
Polri Cek Akun Penghina Raja Malaysia
Mengapa Lagu Indonesia...
Mengapa Lagu Indonesia Sangat Populer di Malaysia, namun Tidak Berlaku Sebaliknya?
Malaysia Larang Masuk...
Malaysia Larang Masuk WNI Pemegang Visa Jangka Panjang
WNI Pemegang Visa Jangka...
WNI Pemegang Visa Jangka Panjang Dilarang Masuk, Kemlu Panggil Dubes Malaysia
Berita Terkini
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
23 menit yang lalu
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
1 jam yang lalu
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
1 jam yang lalu
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
2 jam yang lalu
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
2 jam yang lalu
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
2 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved