Filipina Tepis Temuan Kerangka Manusia di Kursi Pesawat MH370
Selasa, 13 Oktober 2015 - 10:46 WIB
Filipina Tepis Temuan Kerangka Manusia di Kursi Pesawat MH370
A
A
A
MANILA - Pihak tentara Filipina menyangkal klaim seorang pria yang mengaku menemukan puing-puing pesawat Malaysia Airlines di pulau terpencil di Tawi-tawi. Pria itu mengklaim menemukan kerangka manusia di kursi pesawat dan bendera Malaysia yang diyakini bagian dari pesawat Malaysia Airlines MH370.
Pesawat pembawa ratusan orang itu hilang misterius sejak 8 Maret 2014 setelah lepas landas dari Bandara Kuala Lumpur menuju Beijing. Pencarian pesawat yang sudah berlangsung sejak setahun lalu tidak pernah membuahkan hasil.
Komandan Naval Task Force 61 Filipina, Kapten Giovanni Carlo Bacordo, mengatakan bahwa kapal perang sudah dikerahkan ke Pulau Sugbay, wilayah yang diklaim ada temuan kerangka manusia dan bendera Malaysia yang diyakini bagian dari MH370.
Seorang kerabat pria yang mengklaim menemukan kerangka manusia di kursi pesawat dan bendera Malaysia itu telah melapor ke polisi Sandakan, Malaysia pada pekan lalu.
”Jika kita memeriksa (menyeluruh), itu harus menjadi upaya yang disengaja. Ini adalah pulau besar, panjang 3,5 mil, tapi kami melakukan penyelidikan awal dengan masyarakay. Bahkan masyarakat yang berada di pulau itu untuk waktu yang lama tidak memiliki informasi tentang ini,” kata Bacordo, seperti dikutip IB Times, Selasa (13/10/2015).
Bacordo mengaku terkejut dengan berita tentang klaim temuan kerangka manusia di kursi pesawat dan bendera Malaysia itu.
Kemarin, seorang pria bernama Jamil Omar, 46, dalam laporan polisi mengatakan bahwa kerabat dan teman-teman yang pergi berburu burung ke pulau terpencil di Filipina telah menemukan sisa-sisa kerangka manusia dalam kondisi terikat di kursi pesawat. Mereka percaya, temuan itu terkait dengan pesawat MH370 yang hilang. Selain kerangka manusia, mereka juga menemukan bendera Malaysia.
Pesawat pembawa ratusan orang itu hilang misterius sejak 8 Maret 2014 setelah lepas landas dari Bandara Kuala Lumpur menuju Beijing. Pencarian pesawat yang sudah berlangsung sejak setahun lalu tidak pernah membuahkan hasil.
Komandan Naval Task Force 61 Filipina, Kapten Giovanni Carlo Bacordo, mengatakan bahwa kapal perang sudah dikerahkan ke Pulau Sugbay, wilayah yang diklaim ada temuan kerangka manusia dan bendera Malaysia yang diyakini bagian dari MH370.
Seorang kerabat pria yang mengklaim menemukan kerangka manusia di kursi pesawat dan bendera Malaysia itu telah melapor ke polisi Sandakan, Malaysia pada pekan lalu.
”Jika kita memeriksa (menyeluruh), itu harus menjadi upaya yang disengaja. Ini adalah pulau besar, panjang 3,5 mil, tapi kami melakukan penyelidikan awal dengan masyarakay. Bahkan masyarakat yang berada di pulau itu untuk waktu yang lama tidak memiliki informasi tentang ini,” kata Bacordo, seperti dikutip IB Times, Selasa (13/10/2015).
Bacordo mengaku terkejut dengan berita tentang klaim temuan kerangka manusia di kursi pesawat dan bendera Malaysia itu.
Kemarin, seorang pria bernama Jamil Omar, 46, dalam laporan polisi mengatakan bahwa kerabat dan teman-teman yang pergi berburu burung ke pulau terpencil di Filipina telah menemukan sisa-sisa kerangka manusia dalam kondisi terikat di kursi pesawat. Mereka percaya, temuan itu terkait dengan pesawat MH370 yang hilang. Selain kerangka manusia, mereka juga menemukan bendera Malaysia.
(mas)