Saudi Tolak Serahkan Pengelolaan Haji ke Negara Islam Lain

Senin, 12 Oktober 2015 - 13:05 WIB
Saudi Tolak Serahkan...
Saudi Tolak Serahkan Pengelolaan Haji ke Negara Islam Lain
A A A
RIYADH - Pemerintah Kerajaan Arab Saudi menolak gagasan untuk menyerahkan pengelolaan ibadah haji tahunan kepada negara-negara Islam lain. Gagasan itu muncul setelah ribuan jamaah haji tewas dalam insiden robohnya tower crane di Masjidilharam dan tragedi di Mina.

Penolakan gagasan itu disampaikan anggota senior keluarga Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Turki al-Faisal. Alasannya, pengelolaan ibadah haji di wilayah Saudi menyangkut soal kedaulatan dan “hak istimewa”.

Iran yang jamaah hajinya jadi korban tewas terbanyak dalam tragedi di Mina, yakni sekitar 465 jamaah haji meninggal, menyalahkan Saudi. Iran menyerukan pembentukan badan independen dari negara-negara Islam untuk menjadi pengawas ibadah haji.

Seperti raja Arab Saudi sebelumnya, Raja Salman bin Abdulaziz diberi predikat sebagai “penjaga dua masjid suci”. Dua masjid itu mengacu pada masjid suci di Mekkah dan masjid suci di Madinah.

“Pengawasan dari tempat-tempat suci dan (pengelolaan) ibadah haji adalah masalah kedaulatan dan hak istimewa,” kata Pangeran Turki, seperti dikutip Guardian, Senin (12/10/2015).

”Kerajaan selama bertahun-tahun (mengelola ibadah haji), setelah mengalami masa-masa mengerikan ketika jamaah tidak bisa dijamin keselamatannya dalam perjalanan mereka untuk ibadah haji karena berbagai faktor termasuk penyakit dan usia, kita tidak akan menyerah soal hak keistimewaan,” ujarnya.

”Orang-orang Mekkah adalah orang-orang yang paling tahu wilayah Mekkah dan Anda tidak bisa mengambilnya dari orang-orang Mekkah,” lanjut putra dari almarhum Raja Faisal itu. Pangeran Turki tercatat sebagai anggota kerajaan Saudi yang terkenal keras dalam menyampaikan kritik terhadap Iran.

Pangeran Turki selama lebih dari dua dekade menjabat sebagai kepala intelijen di Kerajaan Saudi. Dia juga pernah menjabat sebagai Duta Besar di Inggris, Irlandia dan Amerika Serikat.
(mas)
Berita Terkait
Begini Suasana Perayaan...
Begini Suasana Perayaan Hari Valentine di Arab Saudi
Arab Saudi Segera Buka...
Arab Saudi Segera Buka Toko Alkohol Pertama
Pangeran Badr bin Abdul...
Pangeran Badr bin Abdul Mohsin yang Memajukan Tradisi dan Budaya Saudi Meninggal pada Usia 75 Tahun
Anak Muda Saudi Ini...
Anak Muda Saudi Ini Ubah Gurun Pasir Jadi Ladang Pertanian yang Menarik Wisatawan Asing
3 Alasan PM Netanyahu...
3 Alasan PM Netanyahu Meminta Raja Salman Mendirikan Negara Palestina di Arab Saudi
Arab Saudi Bertambah...
Arab Saudi Bertambah Kaya Raya, Ternyata Ini 3 Penyebabnya
Berita Terkini
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
58 menit yang lalu
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
2 jam yang lalu
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
3 jam yang lalu
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
6 jam yang lalu
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
9 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
10 jam yang lalu
Infografis
32 Negara yang Sudah...
32 Negara yang Sudah Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved