China Tak Akan Biarkan Kapal AS Dekati Kepulauan Spratly

Jum'at, 09 Oktober 2015 - 18:07 WIB
China Tak Akan Biarkan...
China Tak Akan Biarkan Kapal AS Dekati Kepulauan Spratly
A A A
BEIJING - Rencana Amerika Serikat (AS) yang akan mengirimkan kapal perang mereka ke Laut China Selatan, mendapat tanggapan tegas dari China. Jika sebelumnya China masih bersikap datar atas kabar itu, kini Pemerintah Negeri Tirai Bambu telah menunjukkan sikap tegas mereka.

China mengaku tak akan tinggal diam menyaksikan pelanggaran perairan teritorial mereka, atas nama kebebasan navigasi yang diusung AS. Rencananya, dua pekan mendatang, AS akan mengirimkan kapal perang mereka ke zona 12 mil laut dari pulau buatan China di Kepulauan Spratly.

“Kami tak akan pernah membiarkan negara manapun melanggar perairan teritorial dan wilayah udara China di Kepulauan Spratly, meski atas nama kebebasan navigasi,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Hua Chunying, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (9/10).

"Kami mendesak pihak terkait untuk tidak mengambil tindakan provokatif dan benar-benar mengambil sikap yang bertanggung jawab atas nama perdamaian dan stabilitas," lanjut Chunying, menanggapi kemungkinan patrol kapal perang AS di wilayah Laut China Selatan.

AS dan sekutu-sekutunya di Asia, termasuk Jepang, telah mendesak China untuk menghentikan pembangunan pulau buatan di Kepulauan Spratly. Presiden China Xi Jinping mengatakan, pihaknya tidak berniat untuk membangun fasilitas militer di wilayah tersebut. Sementara Washington menuding China telah membangun fasilitas militer di pulau buatan tersebut.
(esn)
Berita Terkait
Kapal Induk AS Gelar...
Kapal Induk AS Gelar Latihan di Laut China Selatan
Dekati Kepulauan Paracel,...
Dekati Kepulauan Paracel, China Kirim Peringatan ke Kapal Berpeluru Kendali AS
Kirim Kapal Perang Berpeluru...
Kirim Kapal Perang Berpeluru Kendali, AS Tantang Klaim China di LCS
AS Sangkal Kapal Perangnya...
AS Sangkal Kapal Perangnya Diusir China di Laut China Selatan
AS: Undang-undang Maritim...
AS: Undang-undang Maritim Baru China Langgar Perjanjian Internasional
Pesawat Bomber AS dan...
Pesawat Bomber AS dan Kapal Induk China 'Pemanasan' di Laut China Selatan
Berita Terkini
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
29 menit yang lalu
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
3 jam yang lalu
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
4 jam yang lalu
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
5 jam yang lalu
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
6 jam yang lalu
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
7 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved