Israel dan Rusia Bahas Koordinasi Pasukan di Suriah
Jum'at, 02 Oktober 2015 - 13:11 WIB
Israel dan Rusia Bahas Koordinasi Pasukan di Suriah
A
A
A
YERUSALEM - Pasukan Pertahanan Israel (IDF) akan bertemu dengan pihak militer Rusia di markas militer Israel di Tel Aviv untuk memulai koordinasi kegiatan pasukan militer Israel dan Rusia di sekitar Suriah.
"Pembicaraan akan terfokus pada koordinasi aktivitas kedua pasukan di udara, laut, dan elektro magnetik," bunyi pernyataan IDF seperti disalin dari laman Xinhua, Jumat (2/10/2015).
Pertemuan kedua militer ini adalah buah dari kunjungan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu beberapa waktu lalu ke Rusia untuk bertemu dengan koleganya, Presiden Vladimir Putin. Dalam pertemuan tersebut, keduanya sepakat untuk mengkoordinasikan gerakan keduanya di sekitar Suriah dimana Rusia akan mendorong pengerahan militer di negara itu.
Israel sendiri, menurut sejumlah laporan, dikabarkan telah beberapa kali melakukan serangan udara di Suriah untuk mencegah pengiriman senjata dari Iran melalui Suriah kepada Hizbullah, rezim Lebanon yang merupakan sekutu Suriah namun musuh setia Israel.
Meski Israel tidak mau mengakui hal tersebut namun sejumlah pejabat mengatakan Israel akan terus melakukan aksinya untuk membela kepentingan keamanan negara tanpa harus mengganggu perang sipil di Suriah.
"Pembicaraan akan terfokus pada koordinasi aktivitas kedua pasukan di udara, laut, dan elektro magnetik," bunyi pernyataan IDF seperti disalin dari laman Xinhua, Jumat (2/10/2015).
Pertemuan kedua militer ini adalah buah dari kunjungan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu beberapa waktu lalu ke Rusia untuk bertemu dengan koleganya, Presiden Vladimir Putin. Dalam pertemuan tersebut, keduanya sepakat untuk mengkoordinasikan gerakan keduanya di sekitar Suriah dimana Rusia akan mendorong pengerahan militer di negara itu.
Israel sendiri, menurut sejumlah laporan, dikabarkan telah beberapa kali melakukan serangan udara di Suriah untuk mencegah pengiriman senjata dari Iran melalui Suriah kepada Hizbullah, rezim Lebanon yang merupakan sekutu Suriah namun musuh setia Israel.
Meski Israel tidak mau mengakui hal tersebut namun sejumlah pejabat mengatakan Israel akan terus melakukan aksinya untuk membela kepentingan keamanan negara tanpa harus mengganggu perang sipil di Suriah.
(ian)