Dimungkinkan, Rusia Serang Basis ISIS di Irak
Kamis, 01 Oktober 2015 - 23:00 WIB
Dimungkinkan, Rusia Serang Basis ISIS di Irak
A
A
A
NEW YORK - Aksi Rusia menggelar operasi militer di langit Suriah membuat Irak kepincut. Irak pun meminta Rusia melakukan serangan udara terhadap sejumlah wilayah yang dikuasai ISIS di negara itu.
Perdana Menteri Irak, Haider al-Abadi menyatakan, Irak akan menyambut baik serangan udara Rusia terhadap ISIS di negaranya dan telah menerima informasi dari Suriah dan Rusia terkait keberadaan kelompok ekstrimis itu.
"Ini baru sebuah kemungkinan. Jika kami mendapatkan tawaran, kami akan mempertimbangkannya. Namun dalam kenyataannya, saya akan menyambutnya," kata al-Abadi saat diwawancara stasiun televisi Prancis seperti dilansir dari laman Washington Post, Kamis (1/10/2015).
Namun, al-Abadi menegaskan jika saat ini belum ada pembahasan mengenai serangan udara Rusia terhadap basis ISIS di Irak. Kendati demikian, Irak telah mendapatkan sejumlah informasi mengenai ISIS dari Rusia dan Suriah setelah ketiga negara itu bersama Iran sepakat membentuk koalisi dalam menghadapi ISIS.
Abadi juga menegaskan, Irak membutuhkan semua dukungan dalam memerangi ISIS dan mendesak semua pihak untuk bekerjasama. "Akan ada banyak perdebatan politik yang bisa membuat beberapa hal menjadi buruk, tetapi kita harus mengerahkan segala sumber daya yang ada untuk bertempur dengan ISIS," tukasnya.
Perdana Menteri Irak, Haider al-Abadi menyatakan, Irak akan menyambut baik serangan udara Rusia terhadap ISIS di negaranya dan telah menerima informasi dari Suriah dan Rusia terkait keberadaan kelompok ekstrimis itu.
"Ini baru sebuah kemungkinan. Jika kami mendapatkan tawaran, kami akan mempertimbangkannya. Namun dalam kenyataannya, saya akan menyambutnya," kata al-Abadi saat diwawancara stasiun televisi Prancis seperti dilansir dari laman Washington Post, Kamis (1/10/2015).
Namun, al-Abadi menegaskan jika saat ini belum ada pembahasan mengenai serangan udara Rusia terhadap basis ISIS di Irak. Kendati demikian, Irak telah mendapatkan sejumlah informasi mengenai ISIS dari Rusia dan Suriah setelah ketiga negara itu bersama Iran sepakat membentuk koalisi dalam menghadapi ISIS.
Abadi juga menegaskan, Irak membutuhkan semua dukungan dalam memerangi ISIS dan mendesak semua pihak untuk bekerjasama. "Akan ada banyak perdebatan politik yang bisa membuat beberapa hal menjadi buruk, tetapi kita harus mengerahkan segala sumber daya yang ada untuk bertempur dengan ISIS," tukasnya.
(ian)