ISIS Serukan Simpatisannya di Inggris Hijrah ke Libya
Selasa, 29 September 2015 - 22:48 WIB
ISIS Serukan Simpatisannya di Inggris Hijrah ke Libya
A
A
A
LONDON - ISIS mengajak warga Inggris untuk bergabung dengan mereka dan menciptakan front perjuangan kedua di Libya. Kelompok tersebut diketahui telah menguasai sejumlah wilayah di Libya, pasca jatuhnya rezim Muammar Khaddafi.
Serangan udara terus menerus dan larangan melakukan perjalanan ke Suriah di perbatasan Turki telah menghambat simpatisan ISIS untuk bergabung dengan kelompok tersebut dalam beberapa bulan terakhir. Para perekrut anggota ISIS pun memutar otak bagaimana caranya agar para simpatisan tersebut bisa bergabung dengan ISIS. Akhirnya mereka pun menyarankan para simpatisan ISIS untuk berangkat ke Libya.
"Bagi mereka yang sedih dengan penutupan sementara Suriah dan Irak, masih ada harapan. Hijrahlah ke Libya, Yaman, dan Sinai, sehingga bagi siapa saja yang tidak bisa menunggu maka wilayah (provinsi kekhalifahan) ini terbuka untuk Anda," begitu bunyi propaganda perekrut anggota ISIS, Raphael Hostey di media sosial twitter seperti dikutip dari laman Express, Selasa (29/9/2015).
Propaganda yang sama juga dilakukan oleh wanita anggota ISIS, Ummi Muthanna, yang mendorong para simpatisan ISIS asal Inggris untuk menyeberang ke Libya. "Datanglah ke tanah dimana tidak ada orang yang pernah akan melihat wajah Anda," begitu cuitnya.
Libya telah menjadi rumah baru bagi kelompok ISIS untuk melebarkan sayapnya di luar Irak dan Suriah. Mereka memanfaatkan kekacauan yang ada di negara itu untuk berkuasa. Pusat kelompok ini berada di Sirte, kota asal Muammar Khaddafi. Mereka juga memiliki jaringan dan kamp-kamp pelatihan teror, termasuk di sebelah barat ibukota Libya, Tripoli.
Serangan udara terus menerus dan larangan melakukan perjalanan ke Suriah di perbatasan Turki telah menghambat simpatisan ISIS untuk bergabung dengan kelompok tersebut dalam beberapa bulan terakhir. Para perekrut anggota ISIS pun memutar otak bagaimana caranya agar para simpatisan tersebut bisa bergabung dengan ISIS. Akhirnya mereka pun menyarankan para simpatisan ISIS untuk berangkat ke Libya.
"Bagi mereka yang sedih dengan penutupan sementara Suriah dan Irak, masih ada harapan. Hijrahlah ke Libya, Yaman, dan Sinai, sehingga bagi siapa saja yang tidak bisa menunggu maka wilayah (provinsi kekhalifahan) ini terbuka untuk Anda," begitu bunyi propaganda perekrut anggota ISIS, Raphael Hostey di media sosial twitter seperti dikutip dari laman Express, Selasa (29/9/2015).
Propaganda yang sama juga dilakukan oleh wanita anggota ISIS, Ummi Muthanna, yang mendorong para simpatisan ISIS asal Inggris untuk menyeberang ke Libya. "Datanglah ke tanah dimana tidak ada orang yang pernah akan melihat wajah Anda," begitu cuitnya.
Libya telah menjadi rumah baru bagi kelompok ISIS untuk melebarkan sayapnya di luar Irak dan Suriah. Mereka memanfaatkan kekacauan yang ada di negara itu untuk berkuasa. Pusat kelompok ini berada di Sirte, kota asal Muammar Khaddafi. Mereka juga memiliki jaringan dan kamp-kamp pelatihan teror, termasuk di sebelah barat ibukota Libya, Tripoli.
(esn)