PM Inggris Bantah Tuduhan Skandal Cabulnya dengan Babi
Senin, 28 September 2015 - 19:00 WIB
PM Inggris Bantah Tuduhan Skandal Cabulnya dengan Babi
A
A
A
LONDON - Perdana Menteri (PM) Inggris, David Cameron, yang selama sepekan bungkam atas tuduhan terlibat pesta kokain, ganja dan melakukan tindakan cabul dengan babi yang sudah mati akhirnya angkat bicara. PM Cameron membantah tuduhan skandal itu.
Tuduhan yang kemudian dikenal di Inggrisi dengan sebutan “Pig-gate” (babi-gate) muncul dalam buku berjudul “Call Me Dave” yang ditulis Lord Michael Ashcroft dan wartawan Isabel Oakeshott. (Baca: PM Inggris Dituduh Pernah Merokok Ganja dan Pesta Cabul)
Tuduhan dalam buku itu sudah menjadi pemberitaan utama media Inggris selama sepekan. Dalam buku itu disebutkan, bahwa PM Inggris pernah melakukan tindakan cabul, yakni memasukkan “anatomi pribadinya” ke mulut babi yang sudah mati.
Di bagian lain dari buku itu, Cameron juga dituduh pernah merokok ganja dan pesta kokain. ”Saya bisa melihat mengapa buku itu ditulis dan saya pikir semua orang bisa melihat langsung melalui itu. Adapun masalah spesifik yang diangkat, penolakan yang sangat spesifik telah dibuat seminggu yang lalu dan saya sudah tidak ada lagi yang perlu untuk menambahnya,” kata Cameron kepada wartawan yang menyertainya dalam penerbangan ke New York, seperti dikutip IB Times, Senin (28/9/2015). (Baca juga: Dituduh Pesta Kokain dan Aksi Cabul, PM Inggris Bungkam)
PM Cameron menduga Ashcroft didorong oleh perasaan balas dendam terkait kasus pajak, sehingga membuat tuduhan palsu. Ashcroft merupakan donatur Partai Tory yang dipimpin Cameron. Dia membantah bahwa buku tersebut ditulis dengan niat jahat untuk balas dendam pada Cameron.
Ketika tuduhan ini muncul, teman-teman dekat Cameron ragu dengan tuduhan tersebut. Mereka menganggap tuduhan itu tidak masuk akal dan sama sekali tidak benar.
Namun, tuduhan itu sudah jadi pembicaraan ramai di media sosial di Inggris. Warga Inggris pengguna media sosial ramai-ramai membuat meme atau lelucon bergambar Cameron dan seekor babi dengan hastag #pig-gate.
Tuduhan yang kemudian dikenal di Inggrisi dengan sebutan “Pig-gate” (babi-gate) muncul dalam buku berjudul “Call Me Dave” yang ditulis Lord Michael Ashcroft dan wartawan Isabel Oakeshott. (Baca: PM Inggris Dituduh Pernah Merokok Ganja dan Pesta Cabul)
Tuduhan dalam buku itu sudah menjadi pemberitaan utama media Inggris selama sepekan. Dalam buku itu disebutkan, bahwa PM Inggris pernah melakukan tindakan cabul, yakni memasukkan “anatomi pribadinya” ke mulut babi yang sudah mati.
Di bagian lain dari buku itu, Cameron juga dituduh pernah merokok ganja dan pesta kokain. ”Saya bisa melihat mengapa buku itu ditulis dan saya pikir semua orang bisa melihat langsung melalui itu. Adapun masalah spesifik yang diangkat, penolakan yang sangat spesifik telah dibuat seminggu yang lalu dan saya sudah tidak ada lagi yang perlu untuk menambahnya,” kata Cameron kepada wartawan yang menyertainya dalam penerbangan ke New York, seperti dikutip IB Times, Senin (28/9/2015). (Baca juga: Dituduh Pesta Kokain dan Aksi Cabul, PM Inggris Bungkam)
PM Cameron menduga Ashcroft didorong oleh perasaan balas dendam terkait kasus pajak, sehingga membuat tuduhan palsu. Ashcroft merupakan donatur Partai Tory yang dipimpin Cameron. Dia membantah bahwa buku tersebut ditulis dengan niat jahat untuk balas dendam pada Cameron.
Ketika tuduhan ini muncul, teman-teman dekat Cameron ragu dengan tuduhan tersebut. Mereka menganggap tuduhan itu tidak masuk akal dan sama sekali tidak benar.
Namun, tuduhan itu sudah jadi pembicaraan ramai di media sosial di Inggris. Warga Inggris pengguna media sosial ramai-ramai membuat meme atau lelucon bergambar Cameron dan seekor babi dengan hastag #pig-gate.
(mas)