Bom Meledak di Nigeria, 85 Orang Tewas
Selasa, 22 September 2015 - 21:57 WIB
Bom Meledak di Nigeria, 85 Orang Tewas
A
A
A
MAIDUGURI - Sedikitnya 85 tewas dalam serangkaian pemboman yang diduga dilakukan oleh kelompok Boko Haram di Maiduguri, wilayah Timur Laut Nigeria. Jumlah korban ini berselisih sangat jauh dengan jumlah yang diberikan oleh pihak kepolisian yang menyatakan 54 orang tewas akibat serangan bom tersebut.
Sebelumnya, sejumlah bom meledak di wilayah Maiduguri. Ledakan pertama terjadi di sebuah masjid di Aljari. Ledakan ini disusul oleh dua ledakan lainnya yang terjadi di sebuah distrik bisnis dan sebuah pusat permainan di daerah.
Pihak kepolisian menyatakan, jika korban akibat ledakan di Aljari dan dua lainnya berjumlah 54 orang . "Saya dapat meyakinkan Anda bahwa tidak kurang dari 85 orang tewas. Angka yang diberikan oleh polisi hanya jumlah orang yang dibawa ke rumah sakit," ujar warga yang menjadi saksi seperti dikutip dari AFP, Selasa (22/9/2015).
Seorang pejabat keamanan yang identitasnya minta disembunyikan membenarkan pernyataan warga tersebut. "Iya, seharusnya jumlah kematian tersebut lebih besar dari yang diumumkan oleh pemerintah. Tapi itulah angka resminya," ujanya.
Aksi pemboman di Maiduguri ini terjadi selang sehari setelah sebuah pesan audio, yang diduga berasal dari pemimpin kelompok Boko Haram Abu Bakar Sekau. Dalam pesan itu, Sekau menuding Angkatan Darat telah berbohong tentang keberhasilan mereka melawan kelompok yang dipimpinnya.
Sebelumnya, sejumlah bom meledak di wilayah Maiduguri. Ledakan pertama terjadi di sebuah masjid di Aljari. Ledakan ini disusul oleh dua ledakan lainnya yang terjadi di sebuah distrik bisnis dan sebuah pusat permainan di daerah.
Pihak kepolisian menyatakan, jika korban akibat ledakan di Aljari dan dua lainnya berjumlah 54 orang . "Saya dapat meyakinkan Anda bahwa tidak kurang dari 85 orang tewas. Angka yang diberikan oleh polisi hanya jumlah orang yang dibawa ke rumah sakit," ujar warga yang menjadi saksi seperti dikutip dari AFP, Selasa (22/9/2015).
Seorang pejabat keamanan yang identitasnya minta disembunyikan membenarkan pernyataan warga tersebut. "Iya, seharusnya jumlah kematian tersebut lebih besar dari yang diumumkan oleh pemerintah. Tapi itulah angka resminya," ujanya.
Aksi pemboman di Maiduguri ini terjadi selang sehari setelah sebuah pesan audio, yang diduga berasal dari pemimpin kelompok Boko Haram Abu Bakar Sekau. Dalam pesan itu, Sekau menuding Angkatan Darat telah berbohong tentang keberhasilan mereka melawan kelompok yang dipimpinnya.
(esn)