AS: Beijing Harus Akhiri Kegiatan di Laut China Selatan
Kamis, 17 September 2015 - 20:49 WIB
AS: Beijing Harus Akhiri Kegiatan di Laut China Selatan
A
A
A
WASHINGTON - Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS), Ashton Carter mengatakan, China telah melanggar janji untuk menghentikan aksi militerisasi di Kepulauan Spratly. Menurutnya, kegiatan China itu telah keluar dari norma-norma internasional dan China harus menangguhkan kegiatan reklamasi lahan di Laut China Selatan.
"Usaha untuk melakukan reklamasi lahan yang dilakukan oleh negara yang berkepentingan harus segera dihentikan secara permanen. Kami juga menentang segala bentuk militerisasi. Kita semua tahu, tidak ada solusi militer untuk sengketa di Laut China Selatan," kata Carter seperti dikutip dari laman Zeenews, Kamis (17/9/2015).
Menurut Carter, sengketa Laut China Selatan saat ini tengah berada di saat yang kritis dan dibutuhkan sebuah diplomasi baru serta solusi jangka panjang adalah kunci untuk menyelesaikan masalah maritim internasional secara damai.
Dalam kesempatan itu, Carter juga menegaskan, AS akan terus melindungi prinsip-prinsip kebebasan navigasi dan overflight yang telah memastikan keamanan dan kemakmuran di kawasan tersebut selama beberapa dekade.
"AS akan selalu berada berdiri dengan sekutu dan mitranya. Sangat penting bagi negara lain memahami bahwa AS akan terlibat dan terus berdiri untuk prinsip-prinsip hukum universal dan hukum internasional. Dan AS akan membantu memberikan keamanan dan stabilitas di Asia-Pasifik untuk dekade yang akan datang," tukasnya.
"Usaha untuk melakukan reklamasi lahan yang dilakukan oleh negara yang berkepentingan harus segera dihentikan secara permanen. Kami juga menentang segala bentuk militerisasi. Kita semua tahu, tidak ada solusi militer untuk sengketa di Laut China Selatan," kata Carter seperti dikutip dari laman Zeenews, Kamis (17/9/2015).
Menurut Carter, sengketa Laut China Selatan saat ini tengah berada di saat yang kritis dan dibutuhkan sebuah diplomasi baru serta solusi jangka panjang adalah kunci untuk menyelesaikan masalah maritim internasional secara damai.
Dalam kesempatan itu, Carter juga menegaskan, AS akan terus melindungi prinsip-prinsip kebebasan navigasi dan overflight yang telah memastikan keamanan dan kemakmuran di kawasan tersebut selama beberapa dekade.
"AS akan selalu berada berdiri dengan sekutu dan mitranya. Sangat penting bagi negara lain memahami bahwa AS akan terlibat dan terus berdiri untuk prinsip-prinsip hukum universal dan hukum internasional. Dan AS akan membantu memberikan keamanan dan stabilitas di Asia-Pasifik untuk dekade yang akan datang," tukasnya.
(esn)