Tank-tank Tempur Rusia Bermunculan di Suriah, AS Cemas

Selasa, 15 September 2015 - 08:44 WIB
Tank-tank Tempur Rusia...
Tank-tank Tempur Rusia Bermunculan di Suriah, AS Cemas
A A A
WASHINGTON - Sekitar setengah lusin tank tempur Rusia bermunculan di sebuah lapangan udara Suriah. Amerika Serikat (AS) yang cemas dengan sepak terjang militer Rusia menyebut niat penyebaran peralatan militer berat Kremlin di Suriah semakin tidak jelas.

Moskow telah berada di bawah tekanan internasional dalam beberapa hari terakhir untuk menjelaskan pegerekan militer mereka di Suriah, di mana Kremlin memang menjadi sekutu utama rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad dalam perang selama 4,5 tahun terakhir ini.

Laporan tank-tank tempur Rusia di Suriah diungkap dua pejabat Pemerintah AS kepada Reuters, Selasa (15/9/2015). Pentagon menolak untuk mengomentari langsung laporan itu dengan alasan Pentagon tidak bisa mendiskusikan kerja intelijen AS.

Namun juru bicara Departemen Pentagon, Kapten Jeff Davis, mengatakan, ada tindakan terbaru Moskow yang diduga hendak mendirikan basis operasi udara di Suriah.

”Kami telah melihat pergerakan dan hal-hal yang akan menunjukkan bahwa mereka berencana untuk menggunakan landasan (udara) yang ada di selatan Latakia, sebagai basis operasi udara ke depan,” kata Davis dalam konferensi pers.

Salah satu pejabat AS, yang berbicara kepada Reuters dengan syarat anonim untuk membahas kerja intelijen AS, mengatakan ada tujuh tank T-90 Rusia yang muncul di dekat lapangan udara Latakia, wilayah yang dikuasai rezim Assad.

Pejabat AS lainnya melaporkan ada sejumlah artileri yang tersusun untuk melindungi personel Rusia yang ditempatkan di wilayah Suriah.

Rusia sendiri menegaskan akan terus memberikan bantuan militer kepada Suriah. Kremlin berdalih, bantuan militer itu sejalan dengan hukum internasional, karena akan digunakan untuk memerangi kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang berbuat kekacauan di Suriah.

Juru bicara Gedung Putih, Josh Earnest kepada wartawan di pesawat Air Force One, mengatakan, setiap dukungan Rusia kepada Assad akan mendestabilisasi dan kontraproduktif.
(mas)
Berita Terkait
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Rusia Mengacau Kawasan Mediterania
Amerika Serikat Dituduh...
Amerika Serikat Dituduh sebagai Pencuri Minyak Suriah, Benarkah?
Rusia: AS Tolak Hadiri...
Rusia: AS Tolak Hadiri Pertemuan Bahas Situasi Suriah
Rusia-AS Dilaporkan...
Rusia-AS Dilaporkan Mulai Patroli Bersama di Suriah
Rusia Sebut Tentara...
Rusia Sebut Tentara AS Coba Hadang Konvoi Militer Mereka di Suriah
Lavrov: Kehadiran Militer...
Lavrov: Kehadiran Militer AS di Suriah Persulit Upaya Rekonsiliasi
Berita Terkini
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
42 menit yang lalu
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
1 jam yang lalu
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
2 jam yang lalu
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
3 jam yang lalu
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
3 jam yang lalu
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved