Gara-gara Imigran, Austria - Hungria Bersitegang

Sabtu, 12 September 2015 - 22:45 WIB
Gara-gara Imigran, Austria...
Gara-gara Imigran, Austria - Hungria Bersitegang
A A A
WINA - Kanselir Austria, Werner Faymann melontarkan kritik terhadap kebijakan Hungaria yang menolak para imigran dikarenakan agama mereka. Menurutnya, kebijakan tersebut tidak bisa dibenarkan karena mengklasifikasikan hak asasi manusia berdasarkan agama.

"Untuk menempatkan pengungsi di kereta api sesuai dengan keyakinan mereka untuk pergi ke tempat lain mengingatkan saya dengan periode tergelap di benua kami," ujar Faymann seperti dikutip dari laman Wall Street Journal, Sabtu (12/9/2015). "Kami mengakui bahwa semua manusia mempunyai hak untuk suaka," tambahnya.

Kritik yang dilontarkan oleh Faymann ini dilontarkan setelah Perdana Menteri Hungaria, Viktor Orban mengatakan bahwa perbatasan negara harus dipertahankan sebagai identitas Eropa yang berakar pada agama Kristen, sementara sebagian besar imigran yang tiba di benua itu adalah Muslim.

Orban sendiri membela kebijakannya dengan mengatakan para imigran harus kembali ke negara asalnya. Menurut Orban, para imigran yang datang ke Eropa dari kamp-kamp yang ada di negara tetangga Suriah seperti Lebanon, Yordania, dan Turki, dimana mereka berada dalam zona selamat.

"Dengan demikian mereka melarikan diri bukan karena takut terhadap hidup mereka tetapi karena ingin kehidupan yang lebih baik," katanya.

"Secara pribadi, saya bisa memahami hal ini. Tetapi tidak ada hak dasar untuk hidup yang lebih baik, yang ada hanya hak untuk keamanan dan martabat manusia," tukasnya.
(esn)
Berita Terkait
Dihantam Skandal Korupsi,...
Dihantam Skandal Korupsi, Kanselir Austria Mengundurkan Diri
Demi Uang Pensiun, Pria...
Demi Uang Pensiun, Pria di Austria Simpan Mayat Ibunya Selama Setahun
Ikuti Pameran Kitchen+Bathroom...
Ikuti Pameran Kitchen+Bathroom Indonesia, Blum Tawarkan Ragam Perlengkapan Furnitur
Fabio Di Giannantonio...
Fabio Di Giannantonio Absen di MotoGP Austria 2024 akibat Dislokasi Bahu
Covid-19 Melonjak, Austria...
Covid-19 Melonjak, Austria Terapkan Lockdown
Kentut di Depan Polisi,...
Kentut di Depan Polisi, Warga Austria Didenda Rp8 Juta
Berita Terkini
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
7 menit yang lalu
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
1 jam yang lalu
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
2 jam yang lalu
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
3 jam yang lalu
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
5 jam yang lalu
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
6 jam yang lalu
Infografis
3 Wasit yang Dijatuhi...
3 Wasit yang Dijatuhi Sanksi FIFA Gara-gara Terbukti Curang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved