Dicap Pelit, Saudi Tawarkan 200 Masjid untuk Pengungsi Suriah

Jum'at, 11 September 2015 - 10:25 WIB
Dicap Pelit, Saudi Tawarkan...
Dicap Pelit, Saudi Tawarkan 200 Masjid untuk Pengungsi Suriah
A A A
RIYADH - Arab Saudi akhirnya menawarkan bantuan untuk membangun 200 masjid di Jerman guna menampung para pengungsi Suriah. Tawaran Saudi itu muncul setelah negara itu dicap sebagai negara kaya yang pelit terhadap para pengungsi Suriah.

Arab Saudi, seperti dilaporkan IB Times, semalam, kini menunggu persetujuan otoritas Jerman terkait tawaran bantuan itu.

Amnesty International telah mengkritik negara-negara Teluk yang kaya namun pelit terhadap para pengungsi Suriah yang menderita akibat perang sipil. Negara-negara kaya yang dianggap pelit itu antara lain, Bahrain, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Kuwait dan Qatar.

”(Mereka menawarkan nol pemukiman untuk pengungsi Suriah,” bunyi laporan Amnesty mengacu pada kebijakan negara-negara kaya itu pada tahun 2015.

Sedangkan negara-negara tetangga Suriah, seperti Turki, Libanon dan Irak telah menampung beberapa pengungsi Suriah. Turki diketahui bersedia menampung 2 juta pengungsi Suriah, sedangkann Libanon 1,1 juta pengungsi dan Yordania sekitar 630 ribu pencari suaka. Data itu rekapan dari Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR).

Menurut UNHCR, Arab Saudi sejatinya telah membantu 561 pengungsi dan 100 pencari suaka pada tahun 2014. Namun, jumlah itu dianggap terlalu kecil.

“Berbagi beban tidak memiliki arti di Teluk. Arab, Emirat dan Qatar melakukan pendekatan dengan menandatangani cek dan membiarkan orang lain berurusan dengan hal itu,” kritik Sarah Leah Whitson, Direktur Eksekutif Human Rights Watch untuk Timur Tengah dan Afrika Utara, sebagaimana dilaporkan The New York Times.

”Sekarang orang lain mengatakan; 'Itu tidak adil’,” sambung dia. Jerman sendiri bersedia menampung 800 ribu pencari suaka dan pengungsi pada tahun ini.
(mas)
Berita Terkait
6 Alasan Fundamental...
6 Alasan Fundamental Mengapa Pemimpin Arab Takluk kepada Presiden Suriah
Delegasi Arab Saudi...
Delegasi Arab Saudi Tiba di Suriah, Bahas Pembukaan Kembali Kedubes
Pertama dalam 10 Tahun,...
Pertama dalam 10 Tahun, Menteri Luar Negeri Suriah Sambangi Arab Saudi
Bos CIA: AS Dibutakan...
Bos CIA: AS Dibutakan Kesepakatan Arab Saudi dan Iran
Habis Lebaran, Arab...
Habis Lebaran, Arab Saudi dan Suriah Dilaporkan Sepakat Kembali Buka Kedutaan
Presiden Bashar al-Assad...
Presiden Bashar al-Assad Sambangi Arab Saudi, Pertama Kali sejak Perang Suriah Pecah
Berita Terkini
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
18 menit yang lalu
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
50 menit yang lalu
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
6 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
10 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
11 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
12 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved